Sebelumnya
Hal itu berpotensi menyebabkan kerugian bagi manusia, lingkungan dan aset perusahaan, menerapkan target pelaporan Safety Observation dan Nearmiss, dan memperbarui target kinerja HSE di lingkungan perusahaan.
“Lingkungan kerja yang aman dan nyaman juga menjadi prioritas. WSBP memastikan seluruh area kerja telah memenuhi kriteria kondisi kerja aman dengan selalu melakukan pengawasan rutin,” ujar Fandy.
Sementara itu, Plant Subang yang dipimpin oleh Kiss Yanuar Riva'i Riatayasyah sebagai Precast Plant Manager memastikan akan terus menjalankan dan memaksimalkan implementasi program-program HSE dalam upaya meninimalisir potensi risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, Covid-19, dan HIV & AIDS di lingkungan plant.
Selain itu dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), perusahaan memastikan partisipasi aktif dan meningkatkan motivasi dengan memberikan reward dan punishment terhadap pelaksanaan HSE di seluruh unit.
Baca juga : Bantu Perbaiki Sandal Jepit Anak Kecil, Ganjar Sayang Sama Warganya
“Kami memastikan kompetensi yang dimiliki oleh pegawai telah sesuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan, sehingga tidak terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh faktor manusia,” kata Yanuar.
Raih Penghargaan
Berkat komitmen tersebut, kinerja yang didukung dengan penerapan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap prosedur Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3), membawa WSBP dalam hal ini Plant Subang, Jawa Barat berhasil meraih tiga Penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam acara Subang Investment Summit 2023.
Ketiga penghargaan yang diterima tersebut, Penghargaan Perusahaan Nihil Kecelakaan Kerja (Zero Accident) periode Januari-Desember 2022, Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Tempat Kerja dengan Kategori Gold Tahun 2023, dan Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja dengan Kategori Platinum Tahun 2023.
Baca juga : Ayo Buruan! Ada Uji Emisi Kendaraan Gratis Di 14 SPBU, Ini lokasinya
“Adanya penghargaan ini, Plant Subang dapat secara konsisten untuk mempertahankan dan meningkatkan kembali program atau inovasi baru dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan,” ucap Fandy.
Ia mengatakan, apresiasi oleh Kemnaker merupakan penghargaan tahunan yang diberikan oleh Pemerintah kepada manajemen perusahaan yang telah optimal dilakukan.
“Kami telah berhasil mewujudkan zero accident di lingkungan kerja dimana tercatat 4,37 juta jam kerja yang telah dicapai tanpa kecelakaan yang mengakibatkan hilang hari kerja,” tuturnya.
Hal tersebut sambung Fandy, menjadi motivasi yang baik untuk Plant WSBP lainnya untuk berkomitmen terhadap penerapan budaya K3 yang baik.
Baca juga : Top, BPN Sultra Teken 51 Perjanjian Kerja Sama Dengan Sejumlah Lembaga
Sebelumnya WSBP sudah pernah menerima sejak tahun 2019 yang diraih oleh beberapa plant seperti Plant Bojonegara, Plant Karawang, Plant Gasing, Plant Subang, Plant Sadang, Plant Prambon serta Kantor Pusat.
Sebagai informasi, Plant Subang WSBP merupakan salah satu plant integrasi dari Plant Jawa Barat Cluster 2, bergabung dengan Plant Sadang dan Kalijati.
Saat ini, Plant Subang sedang memproduksi girder, spun pile, lining, sloof, CCSP, square pile untuk berbagai proyek seperti Proyek Salamdarma, Proyek Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, Proyek Jakarta Cikampek II Selatan, Proyek Double-Double Track Manggarai, Proyek RS Mandaya-Antasari, dan lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.