BREAKING NEWS
 

Gandeng eFishery, Kemenkop UKM Luncurkan Koperasi Multi Pihak Digitalisasi Petambak

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 11 Oktober 2023 21:34 WIB
Menkop UKM Teten Masduki meluncurkan koperasi ekosistem digital pertama di Indonesia bernama Koperasi Multi Pihak KMP Tumbuh Bersama Pembudidaya Koperasi (TBP), Rabu (11/10). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
"Asalkan masuk ekosistem dan kluster eFishery, bank penyalur KUR akan lebih mudah menyalurkan ke petambak kecil untuk memperluas lahan tambaknya agar skala ekonominya lebih besar," ucap Teten.

Dalam pengembangan Koperasi TBP, koperasi sebagai supply chain, produk pembudidaya dipasarkan secara kolektif melalui koperasi. Koperasi juga sebagai penyedia tahapan awal (first mile supply) dalam mendistribusikan komoditas pembudidaya dan petambak.

Adsense

Selain itu, koperasi bisa sebagai upaya desentralisasi dalam mengimplementasikan skema Shared Ownership Assets dengan eFishery. Dan feeder dapat menjadi milik koperasi. Termasuk di dalamnya menyangkut revenue sharing dengan konsep SHU.

Bahkan, melalui skema Koperasi Multi Pihak, koperasi dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi, mencakup langkah pendampingan untuk meningkatkan kapasitas, hingga sebagai agen untuk mendorong digitalisasi pembudidaya/petambak.

Baca juga : Smelter Akan Beroperasi Penuh di 2024, IMA Dukung Pemerintah Hilirisasi Tambang

"Lebih dari itu, Koperasi TBP juga sebagai agen ekosistem aquaculture berkelanjutan, koperasi sebagai agen penggerak ekonomi berkelanjutan dan pemenuhan kebutuhan pangan, hingga koperasi sebagai wadah implementasi solusi bagi isu lingkungan dan ekonomi hijau," ujarnya.

Menurut Teten, kebijakan tentang pengembangan Koperasi Multi Pihak diharapkan dapat menjadi solusi bagi terbangunnya ekosistem di berbagai sektor ekonomi produktif di kalangan masyarakat.

Sehingga, potensi dari SDM dalam suatu wilayah dapat bergabung menjadi kelompok-kelompok anggota dalam KMP, apakah menjadi kelompok produsen, konsumen, investor, dan kelompok anggota lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Co-Founder dan CEO eFishery Gibran Huzaifah Amsi El Fatizy mengatakan, eFishery sudah menaungi hampir 200 ribu pembudidaya dan petambak di seluruh Indonesia.

Baca juga : Kapolri Luncurkan Aplikasi Montir Presisi Yang Digagas Difabel

Ini menjadikan eFishery sebagai komunitas pembudidaya dan petambak terbesar di Indonesia, bahkan salah satu yang terbesar di dunia.

"Dalam satu dekade ini, kita juga berhasil menjadi distributor pakan dan panen share agregator terbesar di Indonesia," kata Gibran.

Bahkan, eFishery juga menjadi suplier ikan dan udang domestik terbesar di Indonesia tanpa mengolah satu lahan pun karena bermitra dengan petambak, hingga menjual hampir 20 juta kilogram ikan dan udang termasuk di Amerika Serikat (AS) dan China.

Gibran menegaskan Koperasi TBP merupakan Koperasi Multi Pihak perikanan dan block chain pertama di Indonesia.

Baca juga : Selamatkan Sawit, Kementan Terjun Padamkan Kebakaran Lahan Di Kalsel

"Ini adalah koperasi digital. Masa depan yang kita bayangkan adalah saat sektor ini tumbuh, maka pembudidaya di dalamnya juga bisa berkembang bersama," kata Gibran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense