Sebelumnya
“Kami berharap penyaluran KUR berjalan maksimal, sampai dengan akhir tahun, dan Bank Mandiri dapat menjangkau lebih banyak calon debitur,” kata Ashraf.
Terpisah, Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah Redjalam mengatakan, upaya Pemerintah melalui subsidi bunga KUR dinilainya perlu dievaluasi.
Baca juga : Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 996,87 Triliun Per Agustus 2023
Sebab, belanja subsidi dari pos Anggaran Ketahanan Sosial tersebut rawan pemborosan dan penyalahgunaan.
“Sasaran KUR meningkatkan akses dari UMKM ke perbankan. Tapi setelah KUR tumbuh terus, apakah UMKM kita sudah naik kelas? Sudah mendapatkan akses ke perbankan lebih baik? Nyatanya ini masih banyak Pekerjaan Rumah (PR),” beber Piter kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : MotoGP Mandalika 2022 Raih Rp 4,5 Triliun, Tahun Ini Diharapkan Lebih
Piter melanjutkan, hadirnya KUR sebenarnya menjadi bantuan Pemerintah dalam memberikan akses kredit perbankan yang sulit dijangkau,karena bunga yang terlalu tinggi. Sehingga perlu disubsidi oleh Pemerintah.
Untuk itu, diharapkan KUR harus dimudahkan dengan syarat-syarat yang ada. Namun, dia mengatakan, dalam kajiannya, mayoritas penerima kredit KUR adalah mereka yang sudah existing.
Baca juga : Asian Games 2022, Garuda Muda Siap Lawan Uzbekistan
Persoalan lainnya, tambah Piter, adalah bagaimana menurunkan suku bunga secara keseluruhan, sehingga bisa dinikmati setiap orang. Tak hanya pengusaha mikro kecil, namun pengusaha besar turut membutuhkan suku bunga yang rendah.
“Harus ada upaya sungguh-sungguh agar ekonomi kita lebih efisien dengan suku bunga rendah,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.