Sebelumnya
Heru Budi menjelaskan, fase 1B membentang sepanjang 6,4 kilometer, serta memiliki 5 stasiun pemberhentian. Yaitu Stasiun Pemuda Rawamangun, Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman dan Stasiun Manggarai.
Sedangkan, untuk fase 1Ayang telah terbangun enam stasiun. Rinciannya, Stasiun Pegangsaan Dua, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian serta Stasiun Velodrome.
Baca juga : Pembangunan LRT Fase 1B Velodrome-Manggarai Dimulai
Jika digabung dengan jalur LRT fase 1A, maka jalur LRT Jakarta akan membentang sepanjang 12,2 km dengan 11 stasiun serta waktu tempuh selama 26 menit.
“Saya berterima kasih kepada Pak Menteri Perhubungan, Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan seluruh jajarannya bahwa LRT Jakarta fase 1B bisa kita laksanakan,” ucapnya.
Baca juga : Jokowi Sedih Lihat Harga Beras
Heru mengatakan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai ditargetkan selesai pada 2026. Namun untuk LRT di jalur Velodrome, ditargetkan sudah bisa beroperasi pada 2024.
Menurut Heru, total dana untuk pembangunan LRT Fase 1B rute Velodrome-Manggarai sebesar Rp 5,5 triliun.
Baca juga : Vietjet Obral Promo Super Deal Rute Langsung Jakarta-Hanoi
Dia berharap, pembangunan moda transportasi publik tersebut bisa diandalkan dan berguna bagi menunjang mobilitas masyarakat. “Ya harus berkualitas,” kata Heru.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 31/10/2023 dengan judul Di Acara Groundbreaking Rute Velodrome-Manggarai, BKS Puji Proyek LRT Jakarta
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.