Sebelumnya
Ia meyakini, ajang ini dapat menggerakkan roda perekonomian daerah, sekaligus menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan sayap usahanya menjadi lebih besar.
Setelah diselenggarakan di 40 negara, sekarang saatnya dunia melihat budaya dan keunikan Toba melalui penyelenggaraan Aquabike Jetski World Championship 2023.
"Terlebih, event ini akan berlangsung di Indonesia setiap tahun hingga 2027, yang targetnya dapat meraih keuntungan 60-70 persen lebih besar dibanding F1Powerboat,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo menuturkan, bila mengacu pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), maka kegiatan ini merupaka upaya untuk membangkitkan sport tourism dan sport entertainment yang menjadi instrumen penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat.
Baca juga : Dukung Penyintas Kanker, Siloam Hospitals Gelar MRCCC Run for Hope 2023
"Semoga Indonesia bisa memiliki tim sendiri untuk mengikuti ajang Aquabike Jetski World Championship secara penuh. Karena, Indonesia memiliki kontrak sebagai tuan rumah selama lima tahun ke depan, sehingga harus dimanfaatkan untuk pengembangan potensi pembalap nasional," bebernya.
Sementara itu, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney selaku Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung dipercaya menjadi penyelenggara event Aquabike Jetski World Championship 2023.
Ia optimistis, penyelenggaraan event berskala internasional di Danau Toba ini akan meningkatkan trafik wisatawan.
“Melalui InJourney, bersama BUMN lain siap mendukung perhelatan ini. Pertamina melalui penyediaan BBM, Telkom dari sisi penyediaan jaringan, dan PLN dari penyediaan listrik. Sponsorship akan kita dorong, sehingga event ini menjadi event kebanggan kita bersama," bebernya.
Baca juga : Dukung Kelestarian Laut, PIS Transplantasi Terumbu Karang Di Pantai Sulaa
Pelaksana Harian (Plh.) Sesmenko Kemenko Marves, Odo R. M. Manuhutu mengungkapkan, pada perhelatan F1Powerboat beberapa waktu lalu, telah memberikan dampak ekonomi terhadap output Danau Toba sebesar Rp 391 miliar.
Terdiri dari pre-event sebesar Rp 155 miliar, di mana dampak langsung sebesar Rp 129 miliar dan dampak tidak langsung sebesar Rp 107 miliar. Maka, diselenggarakannya Aquabike Jetski World Championship untuk melanjutkan legacy dan pencapaian lebih baik.
"Ini juga upaya kami meningkatkan perputaran ekonomi daerah dan ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba, Sumatera Utara,” kata Odo.
Dalam rangka menyukseskan perhelatan ini, sekaligus meningkatkan citra pariwisata di Danau Toba, InJourney menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan event ini.
Baca juga : Bamsoet Pastikan Indonesia Siap Gelar MotoGP 2023 di Mandalika
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono memastikan, berbagai lapisan masyarakat, komunitas hingga UMKM lokal digandeng untuk memeriahkan rangkaian ajang ini.
Ia menegaskan, sinergi antar sektor baik Pemerintah, BUMN dan swasta, serta keterlibatan masyarakat secara aktif menjadi kunci kesuksesan event ini.
"Dengan penyelenggaraan ajang ini, kita lanjutkan upaya meningkatkan dampak ekonomi dan membangun Danau Toba sebagai destinasi Water Sport Tourism kelas dunia," kata Maya.
Senada dengan, Pejabat (PJ) Gubernur Sumatra Utara, Hasanudin mengatakan, UMKM lokal yang dilibatkan tak hanya mendorong perekonomian lokal, tetapi juga memperkenalkan budaya ke masyarakat internasional. "Sehingga, hal ini dapat membuat UMKM kita naik kelas,” pungkas Hasanudin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.