RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengingatkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas untuk menaikkan nilai tunjangan kinerja (tukin) pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Kementerian Investasi, karena telah berjasa dalam mencetak rapor investasi yang ciamik. Belakangan, selalu melampaui target.
Permintaan ini disampaikan Bahlil dalam acara Anugerah Layanan Investasi 2023 di Jakarta, yang juga dihadiri Menteri PAN-RB, Rabu (7/11/2023).
"Itu belum naik-naik. Tukin-nya jangan dibuat lambat-lambat. Karena Kementerian Keuangan itu, Pak Wapres, akan mendapatkan pajak secara maksimal, kalau ada pengusaha yang datang," papar Bahlil dalam acara Anugerah Layanan Investasi 2023 di Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Baca juga : Erick Apresiasi Asiana Cup 2023, Bagus Untuk Bangun Tim Junior Sepak Bola
Bahlil yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2015-2019 menjelaskan, sebanyak 79 persen pendapatan negara berasal dari pajak. Didominasi pajak badan.
"Hulunya, yang mengurus investor datang, serta merawat dan menjaga, adalah Kementerian Investasi dan DPMPTSP," ujar Bahlil, disambut tepuk tangan hadirin.
"Kementerian Keuangan itu, bagian ngutip saja. Kalau nggak ada yang mendatangkan, mau ngutip apa? Saya pikir, Pak Menteri PAN-RB ini sudah sangat mafhum. Ini aspirasi dari DPMPTSP soalnya," pungkas menteri kelahiran Banda, Maluku Tengah, 7 Agustus 1976.
Baca juga : Malam Ini, Presiden Jokowi Terima Mantan Mentan SYL Di Istana
Sekadar latar, sejak Bahlil menjabat Menteri Investasi/Kepala BKPM pada 28 April 2021, tren investasi Indonesia terus meningkat.
Tahun 2020, capaian investasi Indonesia hanya Rp 817 triliun. Tahun 2021, naik menjadi Rp 901 triliun. Melebihi target Rp 900 triliun, di tengah situasi Covid yang pelik.
Tahun 2022, capaian investasi naik lagi menjadi Rp 1.207 triliun. Melampaui target yang tercatat Rp 1.200 triliun.
Baca juga : Jaga Inflasi, Jokowi Minta Pemda Tingkatkan Cadangan Pangan
Tahun ini, di akhir Desember 2023 Bahlil optimistis bisa mencapai target Rp 1.400 triliun. Asal tahu saja, sejak Januari hingga September 2023, Indonesia sudah mengantongi nilai investasi sebesar Rp 1.053,1 triliun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.