BREAKING NEWS
 

Dibina PLN Indonesia Power

Ekowisata Mangrove Batu Lumbang Kerek Ekonomi Warga

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Jumat, 24 November 2023 16:20 WIB
Kelompok Usaha Bersama Segara Guna Batu Lumbang bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power mengembangkan ekowisata mangrove Mangrove Batu Lumbang, Denpasar, Bali.

 Sebelumnya 
Namun, dari ke-38 jenis mangrove tersebut, baru 6 jenis mangrove yang direkomendasikan dijadikan olahan makanan dan minuman.

Hasil olahan tersebut pun dijadikan oleh-oleh untuk delegasi KTT G20 pada November 2022.

Jenis mangrove yang bisa diolah itu adalah Bruguiera gymnorrhiza, Acanthus ilicifolius, Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Sonneratia caseolaris, dan Xylocarpus granatum.

Baca juga : PLN Indonesia Power Sukses Kembangkan Mangrove Batu Lumbang

Jenis mangrove itu diolah berbeda sesuai dengan kandungan yang dimiliki. Semisal jenis Bruguiera gymnorrhiza bisa diolah menjadi tepung, aneka kue.

Jenis Acanthus ilicifolius bisa diolah menjadi teh herbal. Jenis Rhizophora mucronata diolah menjadi kopi mangrove.

Rhizophora apiculata diolah menjadi kopi mangrove. Jenis Sonneratia caseolaris diolah menjadi sirup mangrove, permen, selai, dodol, dan pia.

Baca juga : Dialog Terbuka di UMJ, Ganjar Janji Bangun Ekonomi Syariah

Jenis Xylocarpus granatum diolah menjadi lulur kecantikan dan sunblock.

Menurut Kona, saat ini produk yang sangat diminati oleh pasar yaitu produk olahan sirup mangrove. Bahkan, produk ini sudah dikirim ke Jerman, Singapura, hingga Amerika. 

“Karena buah mangrove musiman tentu produksinya tidak bisa terus menerus, dan memasarkan olahannya lewat pesanan dalam negeri dan luar negeri melalui aplikasi online,” imbuhnya.  

Baca juga : TePI Indonesia Desak Bawaslu Lebih Berperan Di Pemilu 2024

Namun, olahan produk turunan buah mangrove tersebut tidak diproduksi secara terus menerus. Sebab, buah mangrove tumbuh musiman alias tidak menentu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense