BREAKING NEWS
 

Salurkan BLT El Nino Door To Door, Pos Indonesia Dijempolin KPM

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 22 Januari 2024 22:06 WIB
Petugas Pos Indonesia menyalurkan BLT El Nino secara door to door. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pos Indonesia (Persero) atau Pos Ind kembali mendapat amanah dari pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino di akhir Tahun 2023. Perusahaan plat merah ini berhasil menuntaskan tugasnya.

Salah satu Penyaluran bantuan El Nino di wilayah Yogyakarta sudah selesai di akhir Desember 2023 di Kantor Pos KCP Pakem Sleman. Mereka pun ditargetkan untuk menyalurkan bantuan tersebut kepada 304 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kapanewon Pakem.

Kepala Kantorpos KCP Pakem, Opfiyanto memastikan, target tersebut sudah hampir terpenuhi. Bahkan, bisa dikatakan penyalurannya sudah mencapai 97 persen. 

"Alhamdulillah, kami dari Kantor Pos KCP Pakem mendapat kepercayaan untuk menyalurkan bantuan El Nino ini kurang lebih kepada 304 KPM di Kapanewon Pakem. Wilayah di Kapanewon Pakem terdiri dari lima kelurahan. Alhamdulillah, berkat kami berkoordinasi yang intensif dengan pihak kelurahan, penyaluran bantuan kemarin dapat berjalan lancar dan mencapai lebih dari 90 persen," ujar Opfiyanto.

Opfiyanto menjelaskan, pihaknya selalu intensif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak pemerintah setempat untuk melakukan penyaluran bantuan El Nino di wilayahnya. Tak heran jika penyaluran bantuan ini bisa berjalan dengan lancar, bahkan bisa mencapai 97 persen pengalokasian.

Ada dua metode yang dilakukan Pos Indonesia ketika melakukan penyaluran bantuan El Nino. Pertama, penyaluran langsung di kantor pos. Kemudian, penyaluran door to door atau ke rumah KPM langsung.

Adapun penyaluran door to door ini dilakukan khusus untuk para KPM yang berhalangan hadir untuk mengambil bantuan di kantor pos. Terutama bagi penerima yang berstatus lansia atau sakit.

Baca juga : Berkat Program Electrifying Agriculture, PLN Wakili Indonesia di Tingkat Global

Menurut Opfiyanto, penyaluran door to door sangatlah efektif. Bahkan, metode tersebut menjadi salah satu faktor penyebab penyaluran bantuan bisa berjalan dengan lancar.

"Selama saya menyampaikan bantuan ke rumah kemarin sepertinya mereka benar-benar layak mendapatkan bantuan ini. Setelah saya bagikan bantuan ini, tidak henti-hentinya mereka mengucapkan terima kasih. Saya juga sampai ikut terharu. Saya ikut senang juga melihat menerima bantuannya dengan senyum dan semringah. Jadi artinya, bantuan ini sangat sangat bermanfaat dan sangat tepat sasaran," katanya.

Opfiyanto juga mengaku tidak ada kendala yang berarti selama melakukan penyaluran bantuan. "Kendala yang dialami tidak begitu signifikan. Kemarin, ada KPM yang lansia atau sakit, kami koordinasi dengan TPSD, kemudian kami melakukan pengantaran bantuan langsung ke rumah KPM tersebut," jelasnya.

Dalam penyaluran bantuan, pihak Kantor Pos KCP Pakem mengerahkan dua juru bayar dan dua verifikator. Mereka pun difasilitasi aplikasi Pos Giro Cash (PGC) untuk memvalidasi data para KPM. Dalam aplikasi tersebut, terdapat dua teknologi canggih seperti face recognition dan geo tagging.

Dalam aplikasi PGC ini ada teknologi face recognition. Teknologi ini untuk pencocokan data NIK dan wajah KPM. Untuk alurnya, saat KPM datang membawa undangan, pihaknya cocokkan KTP sama NIK. Lalu, petugas foto lewat face recognition. Kalau sudah cocok, pihaknya langsung melakukan scan barcode undangan yang dibawa oleh KPM tersebut.

Adsense

Maksimalkan Distribusi

Sementara itu, Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia, Haris mengungkapkan, rasa syukurnya karena pihaknya masih mendapat kepercayaan untuk membagikan BLT El Nino pada 2023. Pos Ind sudah bekerja lebih maksimal dalam penyaluran BLT El Nino tahun lalu.

Baca juga : Pemilu Indonesia Cuma Enam Jam

"Jadi untuk 2024 ini Pos Ind siap menyalurkan bantuan dari pemerintah. Saat ini, kami masih menunggu untuk perintah penyaluran transfer dana dan sebagainya," tambahnya.

Haris menjelaskan, Pos Indonesia sebelumnya mendapat target membagikan BLT El Nino kepada 3,5 juta KPM di Tanah Air pada 2023. Menurutnya, persero sudah mengalokasikan bantuan tersebut sekitar 89,60 persen dari target.

"Berdasarkan evaluasi kami, alhamdulillah, penyaluran sampai posisi kemarin, akhir Desember, memang baru bisa kita salurkan 89,60 persen. Jadi memang ada sisa sekitar 200.000 KPM," kata Haris.

Haris mengaku, mengalami kendala ketika melakukan penyaluran bantuan ini yang dimulai pada 15 Desember 2023. Salah satunya kendala cuaca. Namun, hal tersebut tak menyurutkan semangat Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan. Bahkan, dia menilai kendala-kendala tersebut justru menjadi pelajaran berharga bagi Pos untuk bekerja lebih maksimal dalam penyaluran bantuan pada tahun ini.

"Belajar dari ini, insyaallah, pemerintah juga masih akan menyalurkan bantuan itu pada 2024. Kami masih menunggu arahan dari pemerintah, dari Kementerian Sosial," tegasnya.

Sejumlah KPM di Kecamatan Pakem, Yogyakarta mengaku sangat merasakan manfaat dari BLT El Nino. Salah satunya, Isti Nur Fatimah. "Alhamdulillah, saya mendapat bantuan dari pemerintah berupa BLT El Nino. Bantuannya diantarkan langsung oleh petugas kantor pos," kata Isti.

Isti mengaku, bantuan ini akan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Meskipun dana bantuan tersebut tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan karena harga barang yang tinggi.

Baca juga : Pastikan Stok Aman Di Akhir Tahun, Pupuk Indonesia Siapkan 1,7 Juta Ton Pupuk

"Kalau menurut saya belum cukup karena kebutuhan sehari-hari kami banyak. Kami gunakan dananya untuk buat beli beras, kasih uang saku ke anak, terus buat beli kebutuhan rumah tangga," ujar Isti.

Isti pun bersyukur bisa mendapat bantuan ini. Apalagi, proses mendapatkan bantuan ini tidak sulit dan diantar langsung ke rumahnya.

Ungkapan bahagia juga diungkapkan KPM lainnya, Rustini usai mendapat bantuan BLT El Nino. Baginya, bantuan sebesar Rp 400 ribu ini bermanfaat untuk membantunya membeli kebutuhan sehari-hari dan juga keperluan anak-anaknya bersekolah.

"Bantuannya, alhamdulillah, bermanfaat. Kami sebagai petani, bantuan ini kami manfaatkan buat sembako, lumayan. Sebagian dana bantuannya nanti kita pakai buat bayar keperluan sekolah anak," ungkap Rustini.

Rustini juga mengaku proses pengambilan bantuan ini juga mudah. Ia hanya diminta untuk memperlihatkan KTP dan melakukan foto usai mendapat bantuan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense