BREAKING NEWS
 

Lebih Murah Dan Ramah Lingkungan

PLN Dorong Hidrogen Jadi Energi Alternatif Kendaraan Masa Depan

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Jumat, 23 Februari 2024 11:36 WIB
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meresmikan Hydrogen Refueling Station (HRS) di Kawasan Senayan, Jakarta pada Rabu (21/2). (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penggunaan kendaraan hidrogen sebagai transportasi masa depan jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan kendaraan berbasis Bahan Bakar Minyak (BBM), bahkan kendaraan listrik.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo ketika meresmikan Hydrogen Refueling Station (HRS) di Kawasan Senayan, di Jakarta pada Rabu (21/2/2024).

”Perbandingannya, jika menggunakan bensin dan solar, satu kilometer (km) biayanya Rp1.300. Kalau menggunakan Electric Vehicle (EV), biayanya adalah antara Rp 350 sampai Rp 550 per kilometer. Khusus hidrogen dari PLN, biayanya hanya sekitar Rp 270 per kilometer, jadi sangat murah," jelas Darmawan.

Baca juga : Pertama Di Indonesia, PLN Operasikan Stasiun Pengisian Hidrogen Untuk Kendaraan

Menurut Darmawan, harga hidrogen menjadi terjangkau karena PLN berhasil mengintegrasikan rantai pasok, salah satunya melalui kehadiran HRS di Senayan.

Terlebih lagi, produksi hidrogen yang dihasilkan 100 persen berasal dari energi baru terbarukan (EBT), sehingga bisa dipastikan kendaraan yang menggunakan hidrogen PLN tidak memiliki emisi sama sekali.

Adsense

"Green Hydrogen tersebut berasal dari pembangkit-pembangkit milik PLN yang mampu memproduksi hidrogen hingga 128 ton," paparnya.

Baca juga : Bertemu Apindo Purbalingga, Bamsoet Dorong Peningkatan Kesejahteraan Pekerja

Darmawan melanjutkan, HRS pertama di Indonesia yang berlokasi di Senayan itu mampu memasok kebutuhan daya bagi 438 mobil hidrogen per tahun dengan asumsi jarak tempuh 100 km per harinya.

”Ini adalah HRS pertama di Indonesia yang diproduksi dari 100 persen EBT. HRS ini nantinya bisa digunakan untuk sekitar 438 kendaraan yang setiap harinya berjalan 100 km,” ujar Darmawan.

Dia menuturkan, guna menggenjot penggunaan kendaraan hidrogen secara masif, PLN siap melakukan kolaborasi dengan semua pihak.

Baca juga : Bawaslu Siapkan Strategi Pengawasan Masa Tenang

Termasuk bekerja sama dengan Pemerintah dalam hal penggunaan bus hidrogen sebagai transportasi publik.

”Kami siap mendorong ini menjadi perubahan lifestyle yang futuristik, berbasis pada sistem digital, lebih hemat dan ramah lingkungan, sehingga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca. Melihat perkembangan kendaraan hidrogen ke depan, kami juga siap menambah keberadaan HRS di tanah air,” tutup Darmawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense