BREAKING NEWS
 

Survei JETRO Sebut Perusahaan Jepang Di Indonesia Minat Ekspansi, Moeldoko Happy

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 21 Maret 2024 13:40 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima Presiden Direktur Japan External Trade Organization (JETRO), Masakazu Takahashi gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (20/3). (Foto: Humas KSP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko melakukan pertemuan dengan Presiden Direktur Japan External Trade Organization (JETRO), Masakazu Takahashi di gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (20/3). 

Dalam pertemuan itu, Takahashi menyampaikan hasil survei JETRO terbaru soal kondisi bisnis perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia tahun 2023. Ia juga menyampaikan keinginan perusahaan Jepang untuk melakukan ekspansi bisnis. Menanggapi laporan itu, Moeldoko happy.

Takahashi mengatakan, dari survei JETRO disebutkan sekitar 71,4 persen perusahaan. Yang terafiliasi dengan Jepang di Indonesia diharapkan “profitable” dalam hal pendapatan operasional di tahun 2023. Angka tersebut, merupakan angka tertinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya.

Baca juga : BNI Dukung Perjuangan 3 Wakil Indonesia Tembus Final All England 2024,

Hasil survei juga menunjukkan sebanyak 42,3 persen perusahaan mengalami peningkatan laba dibandingkan dengan hasil survei tahun 2022.

“Hal ini didukung dengan adanya kenaikan demand (permintaan) di pasar domestik Indonesia,” ujar Takahashi.

Adsense

Takahashi menambahkan sebanyak 49,5 persen perusahaan Jepang di Indonesia tertarik untuk melakukan ekspansi. Ekspektasi kebutuhan pasar domestik di Indonesia dinilai lebih tinggi daripada ASEAN secara keseluruhan.

Baca juga : Fitch Pertahankan Peringkat Indonesia, Ini Tanggapan Bos BI

Perusahan-perusahaan Jepang di Indonesia, lanjut Takahashi, melirik berbagai keuntungan berbisnis di Indonesia. Antara lain, ukuran pasar dan potensi pertumbuhan, biaya upah yang rendah, kemudahan rekrutmen staf lokal, serta stabilitas situasi politik dan sosial di dalam negeri.

Tidak hanya itu, ia turut memaparkan beberapa resiko yang dihadapi para perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia. Antara lain, meningkatnya labor cost, manajemen kebijakan dari pemerintah yang kurang jelas, serta prosedur perpajakan yang menghabiskan waktu.

“Kami harap Pemerintah Indonesia dalam proses pembuatan regulasi tersebut dapat mengkomunikasikan lebih intens (perusahaan Jepang di Indonesia). Sedangkan dari sisi perpajakan, kami sangat menghargai transparansi dari pihak Mahkamah Agung dalam mengurus kasus perpajakan,” tegasnya. 

Baca juga : Teten Optimistis Indonesia Jadi Leader Eksportir Produk Handicraft Dunia

Mendengar laporan itu, Moeldoko merasa happy. Hal ini menunjukkan bukti bahwa ekonomi nasional masih tangguh.

“Kebijakan Presiden Jokowi selalu menyambut baik investasi, termasuk melaksanakan penyederhanaan regulasi. Hal ini dilakukan untuk memudahkan, tidak ada yang bertujuan menyulitkan masuknya investasi ke Indonesia. All goes well,” kata Moeldoko.

Terkait dengan berbagai masukan yang disampaikan pelaku bisnis dari Jepang yang ada di Indonesia, Moeldoko menyebut bahwa hasil survei tersebut akan menjadi bahan evaluasi kedepannya untuk pemerintah dalam penguatan ekonomi dan investasi. “Ini akan kita jadikan memo untuk Kementerian terkait,” tutup Moeldoko.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense