RM.id Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalan tol untuk mendukung kelancaran masyarakat yang akan mudik menggunakan kendaraan listrik.
Jasa Marga memproyeksi jumlah kendaraan yang keluar wilayah Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi) pada periode arus mudik H-7 sampai H2 Hari Raya Idul Fitri 1445 H (periode 3-11 April 2024) sebesar 1,86 juta kendaraan, naik hingga 54,13 persen terhadap lalu lintas normal dan naik 5,94 persen dari periode Lebaran 2023.
Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah meminta, operator jalan tol memperhatikan ketersediaan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Karena, tidak menutup kemungkinan masyarakat mudik menggunakan kendaraan listrik.
“Nah, ini bagaimana ketersediaan infrastrukturnya di jalan tol, harus diperhatikan juga. Apalagi Pemerintah gencar mendorong penggunaan kendaraan listrik,” ujar Trubus kepada Rakyat Merdeka, Kamis (21/03/2024).
Baca juga : Prabowo Panen Ucapan Selamat Pimpinan Dunia
Ia berharap, jumlah infrastruktur pendukung, seperti SPKLU diperbanyak. Khususnya, di titik-titik wilayah yang rawan kemacetan.
“Kalau bisa, ajak pihak swasta untuk menambah, membangun infrastruktur yang dibutuhkan kendaraan listrik,” katanya.
Apalagi secara keseluruhan, lanjut Trubus, penanganan arus lalu lintas di jalan tol selama arus mudik Lebaran harus bekerja sama dengan banyak pihak. Tidak hanya kepolisian, tetapi turut melibatkan masyarakat sekitar, seperti di pintu keluar jalan tol atau di titik-titik jalan menyempit.
“Ruas jalan tol itu kannggaksama semua, ada yang menyempit juga. Belum lagi kalau ada yang istirahat di pinggir-pinggir jalan tol, itu kan membatasi ruang gerak kendaraan,” katanya.
Baca juga : Ketua DPRD: Banyak Kegiatan Copy Paste
Menjawab ini, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana bilang, pihaknya telah menyiapkan sejumlah SPKLU dalam rangka melayani pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan mudik maupun balik pada Lebaran tahun ini.
Hal ini bentuk dukungan perseroan, terhadap program percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai.
“SPKLU yang kami sediakan, jumlahnya ada di 25 titik rest area, bertambah dari sebelumnya hanya di 17 titik,” ujar Lisye di Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Ia merincikan 25 titik SPKLU tersebut, yakni dua SPKLU di Tol Jagorawi, satu di Tol Jakarta-Tangerang, tiga di Tol Jakarta-Cikampek, dua di Tol Cipularang, dua di Tol Palikanci, tiga di Tol Batang-Semarang, satu di Tol Semarang-Solo, 6 di Tol Solo-Ngawi, empat di Tol Ngawi-Kertosono dan satu di Tol Surabaya-Mojokerto.
Baca juga : Tim Garuda Siap Akhiri Kutukan
“Jadi bisa dicoba untuk pengguna kendaraan listrik yang ingin melakukan perjalanan mudik maupun balik bisa direncanakan, ada titik-titiknya tersebar mulai dari Jakarta sampai Surabaya,” terangnya.
Ia menyadari, saat ini makin banyak pengguna jalan tol yang memanfaatkan SPKLU. Karena dari sisi pengguna mobil listrik, kini semakin banyak dan mulai berani untuk bisa melakukan perjalanan lebih jauh menggunakan jalan tol.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.