Sebelumnya
Dia berharap, Pemerintahan ke depan mampu menjaga tingkat inflasi, mendorong iklim yang kondusif bagi investasi, perdagangan dan pertumbuhan sektor-sektor ekonomi.
Kadin Indonesia mengajak seluruh masyarakat dan elemen pelaku ekonomi untuk bersatu mengedepankan semangat gotong-royong dan Bhinneka Tunggal Ika.
Arsjad menegaskan, persatuan penting untuk menghadapi tantangan dan ancaman krisis ekonomi global.
Baca juga : Kebon Sirih Dorong Tarif Transjakarta Digratiskan
“Kadin Indonesia siap mendukung dan bekerja sama dengan Pemerintah dalam semangat gotong royong, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Mampu Bertahan
Menteri Keuangan (Menkeu) sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani optimistis ekonomi Indonesia mampu bertahan meski di tengah ancaman krisis ekonomi global.
Ani, sapaan Sri Mulyani memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh sekitar 5 persen pada 2024. Artinya, ekonomi Indonesia akan tumbuh di level yang hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga : Girona Torehkan Sejarah Baru
Bendahara negara itu mengatakan, proyeksi ekonomi tumbuh 5 persen pada tahun ini didukung oleh permintaan domestik yang kuat baik dari sisi konsumsi pemerintah, rumah tangga, dan lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT).
Dari sisi investasi bangunan, lanjut Ani, juga lebih tinggi dari perkiraan.
“Ini ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN) di sejumlah daerah dan aktivitas konstruksi properti swasta sebagai dampak positif dari insentif yang diberikan oleh pemerintah,” kata Ani dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK II Tahun 2024, Jumat (3/5/2024).
Baca juga : Srikandi Bulutangkis Tetap Membanggakan
Namun, dia mengatakan, kinerja ekspor masih belum cukup kuat seiring dengan moderasi harga-harga komoditas dan lemahnya permintaan global. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 06 Mei 2024 dengan judul "Meski Ekonomi RI Tangguh Arsjad Ingatkan Potensi Harga Barang Melonjak"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.