RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hadir memperkenal produk dan jasa mereka di acara Temu Bisnis Peluncuran Program Depok Ekonomi Pro Rakyat – OK (Deprok) yang diresmikan Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Aula Serbaguna Gedung Dibaleka II Balai Kota Depok.
Pemerintah Kota Depok melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Sekretariat Daerah (Setda) memperkenalkan program Depok Ekonomi Pro Rakyat - OK (DEPROK).
Deprok yaitu platform belanja online yang didukung marketplace Mbizmarket Mitra Resmi Toko Daring Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia.
Pemkot Depok bertekad untuk membangun dan membina Wira Usaha Baru di Kota Depok, dan mendukung UMKM di Kota Depok bisa naik kelas dan Go Digital.
Program Deprok dirancang agar transformasi pengadaan barang/ jasa menjadi transparan, akuntabel, efektif dan efisien, serta dapat memberdayakan usaha kecil, dan memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Depok berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah.
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, UMKM memainkan peran yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Baca juga : Cegah Sunting, Program BISA Terapkan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun
Menurutnya, Pemkot Depok berkomitmen terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat, maupun swasta, salah satunya dengan Mbizmarket.
"Kolaborasi ini untuk membangun wirausaha baru di Kota Depok, agar UMKM di Kota Depok bisa Go Digital," ujar Idris dalam keterangannya diterima Rabu (8/5/2024).
Ia berharap program ini dapat mendorong UMKM untuk semakin maju, dapat menguasai teknologi terkini, dan membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi warga Kota Depok.
Berdasarkan data transaksi, hingga 31 Desember 2023, transaksi Kota Depok melalui platform Mbizmarket telah mencapai lebih dari Rp 48 Miliar, yang berasal dari 11.280 pesanan.
Sejumlah 61 persen atau Rp 29 miliar berasal dari kategori makanan dan minuman, jasa kreatif, kebutuhan kantor dan peralatan elektronik.
Total transaksi di Kota Depok berasal dari 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hingga kini lebih dari 500 penyedia telah terdaftar di platform Mbizmarket, dan sekitar 300 penyedia berpartisipasi aktif memenuhi kebutuhan pengadaan barang/ jasa Kota Depok.
Baca juga : Peserta Program Dokter Spesialis Banyak Yang Depresi, Ini Saran Prof Tjandra
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Depok Indah Lestari Dewi mengatakan Pemkot Depok telah bertransaksi di Mitra Toko Daring LKPP, yakni Mbizmarket sejak Januari 2023.
"Kami berharap, akan lebih banyak lagi UMKM yang bergabung di Toko Daring, khususnya Mbizmarket, untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah," ujar Indah.
Menurutnya, kini telah tayang lebih dari 143.000 produk di platform Mbizmarket, terbanyak adalah perlengkapan rumah tangga, kantor, serta jasa, yang di dalamnya terdapat makanan dan minuman.
"Kami berharap, dengan terselenggaranya kegiatan Temu Bisnis ini akan semakin banyak lagi wirausaha baru yang bergabung, mendukung dan berpartisipasi dalam pengadaan Pemkot Depok," tutur Indah.
Pemkot Depok berterima kasih kepada Mbizmarket Mitra Resmi Toko Daring LKPP yang senantiasa bersedia untuk berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun UMKM di Kota Depok.
Kegiatan Temu Bisnis dan Sosialisasi MbizTravel yang dikemas dalam peluncuran program Deprok ini diharapkan dapat memberikan informasi terkini mengenai best pratice pengadaan digital kepada pengguna dan OPD di kota Depok.
Baca juga : Bukber MBI, Bamsoet Ajak Perkuat Ikatan Kebangsaan Pasca Pemilu 2024
Sekaligus membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada pelaku usaha UMKM di Kota Depok untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah.
CEO & Co-Founder Mbizmarket Ryn Mulyanto Riyadi mengatakan pihaknya sangat menghargai peluang dan kepercayaan yang diberikan Pemkot Depok khususnya dalam mendukung transformasi pengadaan digital barang/ jasa kebutuhan pemerintah Kota Depok melalui platform Mbizmarket.
"Kami menghimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah di kota Depok, kini saatnya beralih menggunakan Travel Lokal, dalam upaya mendukung pelaku usaha travel agen – travel agen lokal di Kota Depok," ujar Ryn Mulyanto.
Ia menjelaskan, pihaknya memberikan akses 24/7 bagi OPD Kota Depok ke Online Travel Agent, yang telah bergabung ke satu-satunya marketplace travel di Indonesia, dengan termin pembayaran yang fleksibel, pembayaran yang dapat dilakukan secara online.
"Kesempatan ini mampu menyederhanakan perencanaan perjalanan dinas anda, dan mendukung bisnis travel agen lokal di Kota Depok," pungkas Ryn Mulyanto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.