BREAKING NEWS
 

Dorong Percepatan Pengadaan Digital, Pemprov Kalbar Gelar Temu Bisnis Pelaku UMKM

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 6 Juni 2024 17:15 WIB
Pemprov Kalbar inisiator acara temu bisnis UMKM dan OPD untuk percepatan transaksi digital pengadaan pemerintah. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat menunjukan komitmen mereka dalam mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Kalimantan Barat melalui penyelenggaraan kegiatan Temu Bisnis antara Penyedia UMKM dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Garuda Komplek Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak.

Sejak Januari 2022, Pemprov Kalimantan Barat telah menginisiasi percepatan pengadaan digital, sesuai dengan program e-purchasing Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI), yaitu, melalui pemanfaatan marketplace yang tergabung sebagai mitra resmi Toko Daring LKPP.

Program ini bertujuan untuk mendorong pengadaan barang/jasa menjadi transparan, akuntabel, efektif, efisien, dan sekaligus untuk memberdayakan para pelaku UMKM di Provinsi Kalbar untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah.

Hingga kini, lebih dari 2.000 pelaku usaha UMKM di Provinsi Kalbar telah bergabung sebagai penyedia di marketplace mitra resmi Toko Daring LKPP.

“Sejak awal, Pemprov Kalbar mendukung proses pengadaan pemerintah secara digital melalui Toko Daring dengan sistem yang transparan, efektif serta amanah, ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalbar Ignasius dalam keterangannya, Kamis (6/6/2024).

Baca juga : Indonesia Berpotensi Jadi Digital Nation Besar Dunia

Ignasius menambahkan, pihaknya terus mendorong semua perangkat daerah di lingkup Provinsi Kalbar dan sudah mengeluarkan surat himbauan untuk pemanfaatan Toko Daring ini sebagai bagian dari proses pengadaan digital barang dan jasa pemerintah.

"Kami yakin dengan keberadaan Toko Daring yang menjadi solusi di era digitalisasi dalam pengadaan pemerintah, sebagai upaya untuk mendorong integritas para pelaku khususnya UMKM dan OPD," ujarnya.

Sekadar informasi, hingga 31 Desember 2023, transaksi pengadaan digital barang/jasa di Provinsi Kalimantan Barat melalui platform Mbizmarket telah mencapai lebih dari Rp 290 miliar yang berasal dari 63.254 pesanan.

Adsense

Total transaksi di Provinsi Kalbar berasal dari 1.146 OPD. Saat ini lebih dari 2.063 penyedia telah terdaftar di platform Mbizmarket, dan sekitar 1.000 penyedia berpartisipasi aktif memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa Pemprov Kalbar.

Kepala Bagian Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalimantan Barat Prasetyo Tri Sejati mengatakan, Pemprov Kalbar sangat mengapresiasi keberadaan Mbizmarket sebagai salah satu mitra resmi Toko Daring LKPP RI yang mendukung transformasi pengadaan digital di Kalbar.

Baca juga : Ditjen Perkebunan Kementan Tetapkan Harga Pembelian Tebu

Pemprov Kalbar memulai transaksi perdana di Mbizmarket pada Januari 2022, dan terus berlanjut hingga saat ini.

"Kami berharap, akan lebih banyak lagi UMKM yang bergabung di Toko Daring, khususnya di Mbizmarket, untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah," ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, pihaknya akan memaksimalkan para OPD yang ada di Dinas, Badan, maupun Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) di lingkup Provinsi Kalbar agar pertumbuhan ekosistem perekonomian.

Dalam kegiatan Temu Bisnis antara para pelaku UMKM dengan OPD di Provinsi Kalimantan Barat ini, secara bersamaan, juga diperkenalkan fitur terbaru Mbizmarket, yakni MbizTravel.

Kegiatan ini diselenggarakan sekaligus sebagai sosialisasi fitur MbizTravel di Provinsi Kalimantan Barat, yang merupakan satu-satunya marketplace yang tergabung mitra resmi Toko Daring LKPP yang mempunyai layanan untuk mengatur Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dengan lebih transparan, akuntabel, efektif serta efisien.

Baca juga : Bentuk Satgas, KSP Dorong Percepatan Perdagangan Karbon

Sementara itu CCO & COO Mbizmarket Andhie Saad mengapresiasi atas kesempatan serta kepercayaan yang diberikan Pemprov Kalbar dalam mendukung transformasi pengadaan digital barang/ jasa kebutuhan Pemerintah melalui platform Mbizmarket.

"Kami juga mengajak kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Provinsi Kalimatan Barat, sekarang saatnya beralih ke travel lokal, dalam upaya mendukung pelaku usaha travel agen – travel agen lokal di Provinsi Kalbar," ujar Andhie.

Ia menambahkan pihaknya memberikan akses 24/7 bagi OPD Provinsi Kalbar ke Online Travel Agent (OTA) yang merupakan travel agen-travel agen lokal yang telah bergabung ke satu-satunya ekosistem marketplace travel agen di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense