Sebelumnya
“Jangan sampai masyarakat mengira LPEI ini di bawah Kementerian BUMN. Padahal bukan,” katanya.
Terkait kasus kredit macet yang terjadi di LPEI, Ryan meyakini, hal itu lantaran perusahaan tidak menjalankan prinsip GRC.
Penerapan prinsip GRC, sangat krusial bagi pengelolaan BUMN, baik di bawah Kementerian BUMN, maupun kementerian lain. “Kalau (prinsip GRC) dijalankan, pasti bagus kinerjanya,” tegasnya.
PMN Untuk Penugasan
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga kembali menekankan, bahwa PMN bukan untuk BUMN sakit. Melainkan untuk menjalankan sejumlah penugasan dari Pemerintah.
Baca juga : Importir Bakal Di-blacklist
Sebagai contoh, kata dia, PMN untuk PT Hutama Karya (Persero) ditujukan untuk membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
“Itu penugasan. Karena belum ekonomis, maka BUMN yang mengerjakan,” tegas Arya di Jakarta, Kamis (4/7/2024).
Selain itu, ada PMN untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN yang akan digunakan untuk melistriki desa-desa terpencil.
Lalu, IFG diusulkan mendapat alokasi PMN untuk mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR). Begitu juga, PMN kepada PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA, untuk pengembangan pabrik di Banyuwangi, Jawa Timur.
Baca juga : Banyak Warga Miskin Tak Kebagian Bansos
“Hal ini bisa meningkatkan kapasitas INKA untuk membuat kereta api lokal,” ujar Arya.
Karena itu, dia menyesalkan adanya pandangan soal PMN untuk PT Bio Farma (Persero), yang dihubung-hubungkan dengan kasus yang terjadi di anak usahanya, yaitu Indofarma.
“PMN ke Bio Farma juga untuk pengembangan usaha. Tidak ada urusannya dengan anak usahanya. Itu (PMN) dipakai untuk pembuatan pabrik ataupun mesin baru untuk vaksin,” katanya.
Untuk diketahui, dalam rapat Komisi XI DPR dengan Kemenkeu telah disepakati beberapa hal, di antaranya penolakan PMN untuk Bank Tanah senilai Rp 1 triliun.
Baca juga : Duel Pelampiasan Dendam Kesumat
Lalu, PMN untuk Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) juga hanya disepakati Rp 5 triliun, dari usulan Pemerintah Rp 10 triliun. IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Selasa, 09 Juli 2024 dengan judul "Soal Kucuran Modal Buat Pelat Merah Sakit Erick: PMN Untuk Bantu BUMN Jalani Penugasan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.