BREAKING NEWS
 

Tidak Realisasikan Impor Pangan

Importir Bakal Di-blacklist

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Selasa, 9 Juli 2024 07:00 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal mencoret importir yang tidak merealisasikan Persetujuan Impor (PI) komoditas pangan. Salah satunya importir bawang putih.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag Bambang Wisnubroto menegaskan, Menteri Perdagangan (Mendag) sudah menyampaikan dan mengultimatum keras importir pangan yang tidak melakukan realisasi Persetujuan Impor.

“Akan dipertimbangkan untuk dibekukan atau di-blacklist,” kata Bambang di Jakarta, Senin, (8/7/2024).

Baca juga : Banyak Warga Miskin Tak Kebagian Bansos

Bambang menyebut salah satu komoditas pangan impor, yakni bawang putih yang sampai saat ini realisasinya masih sedikit. Dia mencatat hingga pekan ini realisasi impor bawang putih mencapai 225.745 ton.

Jika dibandingkan minggu lalu, naik (realisasi) 7,62 persen. Namun demikian, persentase realisasi impor apabila dibandingkan dengan alokasi 64,63 persen.

“Ini yang terus kita imbau kepada pelaku usaha yang sudah mendapatkan Persetujuan Impor untuk segera merealisasikan,” terangnya.

Baca juga : Duel Pelampiasan Dendam Kesumat

Jumlah alokasi impor bawang putih tahun ini 645.025 ton. Persetujuan Impor bawang putih yang telah diterbitkan sebanyak 349.290 ton.

Akibat rendahnya realisasi impor, harga bawang putih di pasaran terus melonjak. Bambang mencatat, harga bawang putih untuk grade A atau kating saat ini Rp 43.100 per kilogram (kg), turun 4,01 persen. Namun, disayangkan masih tinggi karena di atas Rp 40.000 per kilogram (kg). Sedangkan Honan Rp 42.600 per kg atau turun 4,65 persen.

Adsense

“Di pasar memang berangsur turun. Catatannya belum terkerek ke bawang, paling nggak di bawah Rp 40.000 per kg,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense