BREAKING NEWS
 

Bantu Pekerja Disabilitas, BPJamsostek Kanwil DKI Gencarkan Inclusive Job Center

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 23 Juli 2024 21:04 WIB
BPJamsostek Kantor Wilayah DKI Jakarta menggandeng Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, dan Komisi Nasional Disabilitas menggelar sosialisasi program Inclusive Job Center (IJC) . (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Wilayah DKI Jakarta menggandeng Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, dan Komisi Nasional Disabilitas menggelar sosialisasi program Inclusive Job Center (IJC) di Jakarta, Selasa (23/7/2024).

Untuk diketahui, program IJC dilakukan berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. BUMN wajib menyerap pekerja difabel sebesar 2 persen dan perusahaan swasta 1 persen.

Selain sosialisasi juga dilakukan diskusi melibatkan 300 perusahaan dan lebih dari 500 perusahaan ikut hadir secara online.

Kepala BPJamsostek Kantor Wilayah DKI Jakarta Deny Yusyulian mengatakan, amanat UU Nomor 8 Tahun 2016 penyandang disabilitas dengan warga negara lainnya punya kesamaan hak.

"Bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah (Pemda) wajib menjamin akses yang setara bagi penyandang disabilitas terhadap manfaat dan program dalam sistem jaminan sosial nasional di bidang ketenagakerjaan," kata Deny.

Baca juga : Gandeng DMI, BPJamsostek Wilayah Jakut Beri Perlindungan Bagi Imam Dan Marbot

Deny menegaskan, BPJamsostek mendukung penuh program Pemerintah untuk kesamaan dan kesempatan tenaga kerja bagi penyandang disabilitas.

"Inisiasi kegiatan ini untuk memberikan sosialisasi dan edukasi sekaligus mempertemukan antara pemberi kerja dengan tenaga kerja penyandang disabilitas," ujarnya.

Deny menjelaskan, UU Nomor 8 Tahun 2016 Pasal 53 bahwa Pemerintah, Pemda, BUMN, BUMD wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai.

Lalu, perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai.

Adsense

"Untuk itu, sosialisasi dan forum Diskusi ini bentuk nyata menguatkan keberadaaan penyandang disabilitas dalam bentuk penumbuhan iklim dan pengembangan potensi, sehingga kelompok penyandang disabiltias menjadi tangguh dan mandiri," jelasnya.

Baca juga : Lantik Pengurus IMI Sulut, Bamsoet Dorong Peningkatan Sport Automotive Tourism

Kepala Disnakertransgi Hari Nugroho mengungkapkan, berdasarkan data 2023 di DKI Jakarta total ada 15 BUMD yang telah mempekerjakan disabilitas dengan total pekerja mencapai 66 orang.

Sementara, sudah ada 16 perusahaan swasta yang telah mempekerjakan disabilitas dengan total pekerja 71 orang.

Hari mendorong seluruh stakeholder untuk melakukan implementasi terhadap penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas baik di sektor Pemerintahan, BUMD, BUMN, dan juga perusahaan swasta.

Disnakertransgi DKI Jakarta, kata Hari, saat ini juga memberikan pembekalan keterampilan melalui pelatihan dan pendidikan agar penyandang disabilitas dapat bekerja sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki.

"Nantinya teman-teman pekerja akan kami didik dan kami berikan sertifikat dari Disnakertransgi dan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang mempermudah mereka dalam bekerja," katanya.

Baca juga : Bertemu Gubernur Sulut, Bamsoet Dorong Kemandirian Pangan Nasional

Selain itu, dalam rangka pemenuhan hak-hak kepada penyandang disabilitas Disnakertransgi telah membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD).

"Salah satu fungsi ULD yaitu, melaksanakan pendampingan terhadap pencari kerja penyandang disabilitas untuk mendapatkan informasi lowongan kerja, pelatihan ketrampilan dan kewirausahaan, serta pendampingan kepada perusahaan untuk memperoleh tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan," tuturnya.

Talent Acquisition Group Head at Bank Negara Indonesia (BNI) Maya Agustina Indrasti mengucapkan terima kasih kepada BPJamsostek yang telah menghubungkan perusahaan dengan pekerja penyandang disabilitas lewat program IJC.

BNI, kata Maya, berkomitmen memperkuat kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dalam lingkungan kerja. Terlebih, saat ini BNI memiliki pegawai penyandang disabilitas yang tersebar mulai dari level Non Pimpinan yaitu Pelaksana dan Assistant hingga level Pimpinan seperti Penyelia, Manager, dan Vice President.

"Saat ini, BNI memiliki 30 pegawai penyandang disabiltas. Baik itu pegawai tetap maupun outosourcing," ujar Maya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense