RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menggelar sosialisasi program dan manfaat jaminan sosial di Yayasan Kreatif Usaha Mandiri Alami (Kumala) pimpinan Dindin Komarudin di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (9/7/2024) lalu.
Program sosialisasi sekaligus pengenalan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan BPJamsostek dilakukan langsung Kepala Kantor Cabang Pembantu Jakarta Tanjung Priok Serianto.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Jakarta Kelapa Gading Ivan Sahat H Pandjaitan mengatakan, saat ini petugas bank sampah, pengumpul sampah organik dan anorganik belum terdaftar menjadi anggota di BPJamsostek.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Gelaran A Night with d'Masiv di Parle Senayan Resto and Cafe
Ivan menegaskan, betapa pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan masyarakat terutama pengelola bank sampah.
"Dengan melakukan sosialisasi terhadap petugas bank sampah, diharapkan mereka bisa tertarik. Apalagi, manfaat program BPJamsostek kepada para petugas bank sampah sangat besar," kata Ivan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/7/2024).
Ivan menjelaskan, dengan program 'Sampahmu untuk perlindungan Jaminan Sosialmu' diharapkan dapat melindungi pekerja rentan seperti petugas bank sampah dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca juga : DLHK Kabupaten Tangerang-PPLI Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 Berbasis Online
Ia berharap Yayasan Kumala sebagai pemenang Kalpataru dari Pemerintah diharapkan bisa mendaftarkan seluruh petugas binaannya kedalam BPJamsostek.
"Kalau sudah terdaftar di BPJamsostek, seluruh petugas bank sampah akan bekerja lebih fokus, nyaman, dan aman, sehingga hasil yang diperoleh pun bisa semakin meningkat," jelasnya.
Ivan mengingatkan bahwa iuran yang dibayarkan untuk menjadi peserta program BPJamsostek bagi pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) sangat terjangkau. Bahkan, tidak sebanding dengan besarnya manfaat yang akan diterima.
Baca juga : Bamsoet Dorong Pembangunan Banyak RS Internasional di Indonesia
"Namun, manfaat besar dari program BPJamsostek ini belum banyak diketahui masyarakat. Jadi, kami gencar terus melakukan sosialisasi," ucapnya.
Untuk diketahui, Yayasan Kumala didirikan sejak 2004. Bukan sekedar rumah singgah, Yayasan Kumala memberikan pendidikan non formal dengan membuat hasil karya dari berbagai barang bekas hingga dapat dijual kepada masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.