Sebelumnya
Di kesempatan yang sama, Chief Executive Officer (CEO) Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) John Anis menuturkan, pihaknya memiliki mandat untuk mendukung Pemerintah Indonesia mencapai target penurunan emisi. Sekaligus untuk menyiapkan bisnis masa depan bagi Pertamina.
Pihaknya juga memiliki aspirasi menjadi pemimpin dalam membangun ekosistem NZE di Indonesia.
“Kami mengalokasikan Capex (Capital Expenditure) yang besar untuk pengembangan energi baru terbarukan. Hingga 2029, Capex PNRE akan mencapai 6,2 miliar dolar AS (setara Rp 96,2 triliun),” ujar John.
Baca juga : Ibu Hamil Dan Balita Bakal Dapat Makan Bergizi Gratis
Ia menambahkan, sebanyak 63 persen Capex dialokasikan untuk pengembangan tenaga surya, angin dan geothermal.
Selebihnya, kata dia, sebanyak 18 persen untuk pengembangan solusi rendah karbon, termasuk dekarbonisasi. Lalu, biomassa dan bioetanol (11 persen), serta pengembangan bisnis masa depan (6 persen). Dia menegaskan, PNRE berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnisnya.
“Karena itu, kami membuka peluang untuk bekerja sama, baik dengan mitra domestik maupun internasional, termasuk Amerika Serikat,” ungkap John.
Baca juga : Jawara Jakarta Gembleng UMKM Jago Ekspor Produk
Dia melanjutkan, Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, akan terus berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060, dengan mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina,” tutupnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 28 Agustus 2024 dengan judul Paparkan Program Di Forum Bisnis Indonesia-Amerika, Pertamina Bidik Mitra Global Kembangkan EBT
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.