RM.id Rakyat Merdeka - Tokopedia dan ShopTokopedia kian memperluas seller-nya tak hanya di Pulau Jawa.
Sepanjang Juli 2023-Juni 2024, peningkatan tertinggi jumlah penjual selama setahun, rata-rata mencapai lebih dari empat kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
Dari data internal Tokopedia, beberapa wilayah di luar Pulau Jawa yang mengalami kenaikan penjual seperti, Nabire (Papua Tengah, Halmahera Tengah (Maluku Utara), Kepulauan Aru (Maluku), Buton Utara (Sulawesi Tenggara) dan Konawe Utara (Sulawesi Tenggara), tercatat sebagai wilayah dengan peningkatan tertinggi jumlah penjual selama setahun.
Sementara di ShopTokopedia, sejumlah wilayah dengan peningkatan tertinggi jumlah penjual selama tiga bulan ke belakang. Yaitu Jakarta, Kalimantan Selatan, Banten, Jawa Timur, dan Bali, dengan rata-rata kenaikan jumlah penjual hampir 1,5 kali lipat pada kuartal II-2024 dibandingkan kuartal I-2024.
Communications Senior Lead Tokopedia and ShopTokopedia Rizky Juanita Azuz mengatakan, hasil tersebut menjadi temuan menarik terkait tren belanja online masyarakat dan pertumbuhan penjual di Tokopedia dan ShopTokopedia.
“Kami terus bersinergi mendorong kemajuan pelaku usaha di Indonesia. Hasilnya, terdapat kenaikan jumlah penjual di masing-masing platform,” ujar Rizky dalam kegiatan media visit dan workshop UMKM di Bali, Rabu (28/8/2024).
Saat ini, jumlah seller di Tokopedia dan ShopTokopedia mencapai 21 juta penjual. Dari jumlah tersebut, hampir 100 persen merupakan UMKM lokal.
Dalam mendongkrak jumlah seller dan transaksi penjualan di Tokopedia and ShopTokopedia, pihaknya gencar melakukan program kampanye Beli Lokal, agar brand lokal menjadi pilihan utama masyarakat dan memperluas jangkauan penjualan ke seluruh Indonesia.
Selain itu, Festival Beli Lokal untuk mengapresiasi dan merayakan produk dan brand lokal yang berlangsung di Jakarta pada 24-25 Agustus 2024, serta kampanye khusus di momen spesial, seperti Waktu Indonesia Belanja atau WIB yang berlangsung setiap periode gajian dan Waktu Indonesia Beli Lokal sebagai bagian dari WIB yang menjadi panggung khusus bagi brand lokal.
Lebih lanjut Rizky mengatakan, lewat kampanye Beli Lokal juga berkontribusi terhadap tren belanja online masyarakat.
Baca juga : Penjualan Brand Lokal Di Tokopedia Dan ShopTokopedia Melonjak 2,5 Kali Lipat
Salah satunya kategori Kecantikan dan Perawatan Tubuh yang mengalami kenaikan jumlah transaksi hampir 1,5 kali lipat lewat kampanye Beli Lokal di Tokopedia.
“Khusus di Bali, beberapa kategori produk mengalami kenaikan transaksi signifikan selama enam bulan ke belakang, seperti penjualan produk Kecantikan dan Perawatan Diri melalui kampanye Beli Lokal di Tokopedia melonjak 1,5 kali Iipat (data 12 Desember 2023-12 Juni 2024 ),” ungkap Rizky.
Menurutnya, di Bali, beberapa kategori mengalami kenaikan transaksi secara signifikan lewat kampanye Beli Lokal.
“Contohnya, kategori Kecantikan dan Fashion mengalami lonjakan penjualan hampir 8 kali lipat, sedangkan penjualan pada kategori Perawatan Diri naik lebih dari 8 kali lipat,” pungkas Rizky.
Berdasarkan survei dari MetrixLab pada 2024, sinergi Tokopedia dan ShopTokopedia juga menarik lebih banyak pengguna loyal.
Baca juga : Belanja Fashion Di Tokopedia Dan ShopTokopedia Naik 2 Kali Lipat Di Semester I-2024
Tercatat, 79 persen pengguna Tokopedia berencana berbelanja lebih banyak melalui ShopTokopedia dan 77 persen pengguna ShopTokopedia berencana berbelanja lebih banyak melalui Tokopedia.
Alasannya, pengguna ingin merasakan berbagai fitur yang inovatif sekaligus pengalaman baru dalam berbelanja online.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.