RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah mengungkapkan peluang investasi Indonesia, khususnya dari BPKH terbuka lebar di Arab Saudi.
Kabar ini, didapat seusai dirinya melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Bin Abdullah H. Amodi, Kamis (3/10/2024) lalu.
"Kerja sama investasi ini sangat strategis bagi kedua negara. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Arab Saudi," ujar Fadlul, dalam keterangannya, Selasa (9/10/2024).
Fadlul merincikan, peluang kerja sama itu berupa investasi yang lebih luas di sektor haji dan umroh. Nah, pertemuan dirinya dengan Dubes Arab Saudi itu menghasilkan sejumlah kesepakatan penting.
Baca juga : Legenda Barcelona Andres Iniesta Resmi Gantung Sepatu
Di antaranya, Sang Dubes menyampaikan komitmen kuat negaranya untuk BPKH di Tanah Suci.
"Peluang investasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral kedua negara di bidang ekonomi dan keagamaan," katanya.
Fadlul juga mengungkapkan, Dubes Saudi mendukung rencana investasi BPKH, karena sejalan dengan Visi 2030 Arab Saudi.
Fadlul menyebut, poin penting dalam pertemuan tersebut adalah rencana percepatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BPKH dan Pemerintah Arab Saudi.
Baca juga : OJK Gencarkan Inklusi Keuangan Ke Wilayah IKN
Kerja sama melalui skema Government-to-Government (G to G) ini diharapkan dapat memberikan payung hukum yang kuat bagi pengembangan proyek investasi di sektor haji dan umrah.
"Kami optimistis MoU ini akan segera terwujud. Hal ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi," sebutnya.
Fadlul mencatat, hingga saat ini, terdapat 3 juta jemaah haji dan umrah asal Indonesia telah mengunjungi tanah suci. Jumlah yang sangat besar ini menunjukkan potensi pasar bagi kedua negara.
"Kami berharap kerja sama investasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian kedua negara," pungkasnya.
Baca juga : PNM Dukung Program Inklusi Keuangan OJK
Turut hadir dalam pertemuan itu Anggota Badan Pelaksana BPKH Arief Mufraini, Sekretaris Badan BPKH Ahmad Zaky dan Kepala bagian konsulat Arab Saudi Jalal Hasan Al Mograby.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.