BREAKING NEWS
 

Calon Menteri Prabowo-Gibran

Beri Sinyal Kuat Tetap Jadi Menkeu, Sri Mulyani Pastikan Kemenkeu Tidak Dipisah

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Senin, 14 Oktober 2024 20:48 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan Sri Mulyani sepertinya masih akan diplot untuk memimpin Kementerian Keuangan di pemerintahan Prabowo-Gibran. Hal ini terbaca dari pernyataan yang disampaikan Sri Mulyani, usai bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kediaman Jl. Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Saya rasa, yang disampaikan beliau (Prabowo, Red) tetap konsisten. Jaga keuangan negara, APBN, jaga dan perkuat Kementerian Keuangan, terutama dari sisi penerimaannya. Juga dari belanjanya, serta berbagai langkah-langkah investasi penggunaan keuangan negara," ungkap Sri Mulyani.

"Beliau selalu konsisten mengatakan begitu," imbuhnya.

Ditanya mengenai kebutuhan penganggaran untuk pembentukan kementerian baru, Sri Mulyani mengatakan, pihaknya akan berhubungan dengan para menteri untuk bisa membantu semaksimal mungkin. Baik dari anggarannya,  organisasinya, hingga penunjukan pejabatnya. "Sehingga, program-program yang akan dilakukan bisa berjalan cepat," ujar Sri Mulyani.

Baca juga : Demokrat Berharap AHY Bisa Jadi Menko

Bagaimana dengan Kementerian Keuangan, apakah akan dipisah dengan membentuk Badan Penerimaan Negara seperti yang selama ini ramai diberitakan? "Nggak ada," tegas Sri Mulyani.

Jadi Kementerian Keuangan masih satu ya? "Iya" tandasnya.

Adsense

Sri Mulyani memulai karier di kabinet pada 21 Oktober 2004, dengan menjabat  Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Selanjutnya, pada tanggal 5 Desember 2005, Sri Mulyani dilantik menjadi Menteri Keuangan. 

Baca juga : Beringin Jamin Menteri Parpol Pasti Profesional

Tahun 2008, wanita kelahiran Tanjung Karang Lampung 26 Agustus 1962 itu menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Boediono dilantik menjadi Gubernur Bank Indonesia.

1 Juni 2010,  Sri Mulyani dipercaya menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.

27 Juli 2016, peraih gelar Honoris Causa Doctor of Laws dari Australian National University (ANU)itu dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Keuangan kembali dalam Kabinet Kerja.

23 Oktober 2019, Sri Mulyani Indrawati terpilih kembali untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bagi peraih gelar Menteri Keuangan Terbaik Asia Pasifik versi majalah keuangan FinanceAsia selama tiga tahun berturut-turut, jabatan ini adalah jabatan Menteri Keuangan keempat kali pada kabinet yang berbeda.

Baca juga : Menteri AHY Serukan Jajaran Beri Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Dan setelah pelantikan nanti, Sri Mulyani akan menjadi Menteri Keuangan untuk kelima kali. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense