BREAKING NEWS
 

Amir Hamzah, Santriprenuer Sukses Boyong Produk UMKM Lewat Master Bagasi

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 21 Oktober 2024 17:29 WIB
Amir Hamzah, (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Master Bagasi menjadi satu di antara sekian banyak inovasi yang dilahirkan dari seorang santri.

Master Bagasi menjadi buktinya bahwa santri bisa berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

Dibalik eksistensi Master Bagasi yang berhasil membawa ribuan produk pilihan dari ratusan brand asli Indonesia bersaing di pasar mancanegara, adalah seorang santri.

Namanya Amir Hamzah, alumnus Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor tahun 2006.

Baca juga : Tidak Hanya Gas, PGN Group Sukses Bangun Infrastruktur Energi Lain

Kata Hamzah, peran santri bagi Indonesia tersebar di berbagai bidangnya.

Dengan pengalaman jatuh bangun mendirikan usaha sebelumnya, Hamzah membulatkan tekad menjadi seorang pengusaha santri (santripreneur) dengan membangun ekosistem digital diaspora Indonesia, melalui Master Bagasi.

Adsense

“Indonesia ini kaya akan budaya dan cita rasa produk UMKM yang khas. Sayangnya, suara produk-produk khas Indonesia masih sedikit gemanya di belahan dunia. Karena itu, melalui Master Bagasi kami bertekad mensyiarkan cita rasa dan budaya khas Indonesia di mata dunia,” jelas Hamzah dalam keterangannya, Senin (21/10/2024).

Komitmen itu telah dibuktikan sejak Master Bagasi berdiri 2021. Hingga saat ini, Master Bagasi telah berhasil mengenalkan produk-produk khas Indonesia di 100 negara di dunia.

Baca juga : BPDPKS-Aspekpir Perkenalkan Produk UKMK Sawit Di Mataram

Bahkan, aplikasinya yang baru diluncurkan di Play Store dan App Store beberapa bulang yang lalu telah diunduh lebih dari 20 ribu kali.

Keberhasilan itu diakui Hamzah berkat dukungan Diaspora Indonesia khususnya jaringan santri (santri connection) yang berada di berbagai negara di belahan dunia.

Hamzah melanjutkan, dalam mengelola Master Bagasi, dia menerapkan santri values (pesan) dan nasihat serta ilmu saat belajar di Pondok Pesantren saat itu.

Salah satunya, prinsip ta’awanu ‘alal birri atau berlomba dalam memberikan kebaikan dan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga : Keren! Mentan Amran Sukses Genjot Produktivtas Padi Lewat Varietas Unggul

“Saat menyelami banyak usaha sebelumnya dan melakukan riset tentang perusahaan rintisan teknologi yang berkembang di Indonesia. Menghadirkan platform digital yang menghubungkan Diaspora Indonesia dengan UMKM,“ lanjut Hamzah yang aktif di kegiatan pramuka saat nyantri di Gontor.

Hasilnya pun membanggakan. Inovasi dan ide Hamzah melalui Master Bagasi berhasil menjadi ekosistem digital diaspora Indonesia, yang relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense