Sebelumnya
Bahkan, menurut Iswandi, standar dan regulasi semen ramah lingkungan di Indonesia juga sudah lengkap, baik dari sisi SNI (Standar Nasional Indonesia) materialnya, maupun juga SNI untuk desainnya.
“Tinggal bagaimana Indonesia secara konsisten menerapkannya di konstruksi yang ditangani,” katanya.
Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Lilik Unggul Raharjo menjelas kan, semen Non-OPC (Ordinary Portland Cement) memiliki banyak keunggulan. Seperti emisi karbon yang lebih rendah, dan meminimalisir penggunaan sumber daya alam.
Baca juga : Menperin Akselerasi Industri Manufaktur
Sebagai informasi, semen OPC adalah jenis yang biasa digunakan selama ini, dan tersedia juga dalam bentuk curah.
“Semen Non-OPC juga berfokus pada kualitas dan keberlanjutan konstruksi. Termasuk di antaranya kekuatan dan daya tahan,” tuturnya.
Semen Non-OPC juga telah digunakan di berbagai mega proyek di Indonesia. Seperti Jembatan Suramadu, Jalan Tol Bali Mandara, Pelabuhan Patimban, dan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga : Stok Dan Harga Beras Di DKI Aman Terkendali
Terkait pasokan, Lilik mengatakan, total kapasitas semen Non-OPC di Indonesia mencapai sekitar 93 juta ton. Supply mapping-nya mulai dari ujung Sumatera hingga Papua, semua sudah memproduksi PCC (Portland Composite Cement).
Kemudian beberapa pabrik anggota ASI seperti pabrik SIG yang ada di Narogong, juga sudah memproduksi full Non-OPC. Seperti PCC, PPC (Portland Pozzolan Composite), slag, kemudian juga hidraulis.
“Termasuk pabrik di Tuban dan Tonasa. Anggota asosiasi yang lain juga ada yang sudah melakukannya,” katanya. DWI
Baca juga : Fenerbahce Vs Manchester United, Setan Merah Dihantui Rekor Buruk
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Kamis, 24 Oktober 2024 dengan judul "Dukung Kementerian PU Bangun Rumah Ramah Lingkungan SIG Siap Pasok Semen Hingga Daerah Terpencil"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.