BREAKING NEWS
 

Genjot Produksi Migas, SKK Migas Dorong KKKS Manfaatkan Teknologi dan Inovasi

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 6 Desember 2024 07:15 WIB
SKK Migas dan KKKS menggelar Asset Management and Optimization Review dan Technology Day di Bandung, Jumat (5/12/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menerapkan teknologi dan berinovasi untuk meningkatkan produksi dan lifthing migas nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal tersebut tertuang dalam output dan kesepakatan antara SKK Migas dan KKKS dalam kegiatan Amore atau Asset Management and Optimization Review dan Technology Day di Bandung, Jumat (5/12/2024).

Deputi eksplorasi dan Deputi Eksplorasi Pengembangan Dan Manajemen Wilayah Kerja, Benny Lubiantara mengatakan Industri hulu migas saat ini menghadapi tantangan untuk mencapai target lifhting minyak dan nasional.

Baca juga : Genjot Produksi Sapi Ethiopia, Indonesia Kirim 1.000 Bibit Dan Pelatih Ahli

Benny menyebut tantangan tersebut diantaranya lapangan-lapangan yang sudah mature, cadangan semakin kecil, tekanan reservoir semakin menurun serta isu kenaikan produksi air dan pasir yang berdampak terhadap produksi, keekonomian hingga kebutuhan untuk meningkarkan efisiensi operasional.

“Situasi ini menuntut kita untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi terkini dan menerapkan praktik terbaik yang telah terbukti efektif,“ ungkap Benny dalam Amore and Technology Day, Kamis (5/12/2024).

Adsense

Menurut Benny, target Long Term Plan (LTP) SKK Migas khususnya strategi Improving exisiting Asset Value yang meliputi kegiatan lapangan eksisting merupakan salah satu upaya peningkatan produksi atau lifting migas nasional, selain percepatan proyek onstream proyek baru.

Baca juga : Erick Thohir: Dukungan Sponsor Bangkitkan Sepakbola Indonesia

“Untuk itu optimalisasi produksi dan lapangan existing merupakan hal yang sangat krusial,” kata Benny.

Sementara itu, Kepala Divisi Optimalisasi Cadangan SKK Migas, Sri Andaryani dalam sambutannya menjelaskan, pada Amore and Technology Day mengatakan inovasi berbagai metode dan teknologi baru, penting sekali dilakukan untuk menahan laju penurunan produksi, bahkan juga untuk bisa meningkatkan produksi.

Output-nya harus satu yaitu produksi dan ujung-ujungnya monetisasi, saya berharap kegiatan ini bermanfaat untuk penambahan produksi migas nasional, “ ujar Sri Andaryani.

Baca juga : Kolaborasi Asabri dan FHCI Perkuat Kapasitas Human Capital Lewat Teknologi Inovatif

Menurutnya, kolaborasi & interaksi stakeholders, sarana transfer knowledge terkait recent & future challenges, mencari solusi dan inovasi untuk kegiatan pengembangan ke depan untuk mendukung pencapaian target lifting Migas nasional.

Amore and Technology Day ini dihadiri sekitar 600 peserta dari pelaku dan praktisi hulu migas. Pada kegiatan ini, juga dihadirkan pameran teknologi yang menghadirkan sekitar 50 booth teknologi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense