BREAKING NEWS
 

Dukung Industri Hulu Migas

PT Rainbow Tubulars Manufacture Terus Berekspansi

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 22 November 2024 10:10 WIB
Kunjungan awak media ke pabrik PT Rainbow Tubulars Manufacture, di sela kegiatan Media Gathering dan SKK Migas, Batam, pada Rabu, (20/11/2024). [Foto: DOK]

RM.id  Rakyat Merdeka - Demi menjaga keberlanjutan target produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari (bopd) serta gas 12 ribu juta kaki kubik per hari (MMscfd), industri pendukung dalam negeri harus siap, sekaligus melanjutkan tren positif pertumbuhan industri dalam negeri.

Terkait hal ini, Direktur Komersial dan Bisnis Rainbow Tubulars Manufacture (RTM), Barkeilona, mengungkapkan, RTM saat ini sedang membangun plant atau pabrik kedua dengan kapasitas mencapai 40.000 ton per tahun, dengan total investasi lebih dari Rp 300 miliar.

Perlu diketahui, PT RTM merupakan salah satu industri pendukung industri migas tanah air dan satu-satunya yang memproduksi pipa seamless atau Oil Country Tubular Goods (OCTG). Perusahaan yang menjadi bagian dari PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) ini memproduksi pipa seamless dan sudah tersertifikasi API 5CT (Casing & Tubing) dan API 5L (Line Pipe).

Baca juga : Kunjungi Industri Smelter Morowali, Wamenaker Immanuel Ebenezer Kerjanya Lincah

"Dengan adanya tambahan new plant kapasitas 40.000 ton jadi total kapasitas produksi 70.000 ton per tahun, harapannya, target kami di kuartal 3 pada 2025 rampung," ujar Barkei, saat kunjungan awak media di pabrik PT Rainbow Tubulars Manufacture di sela kegiatan Media Gathering dan SKK Migas, Batam, pada Rabu, (20/11/2024).

Penggunaan OCTG yang dibuat di dalam negeri dalam proyek migas, lanjutnya, tentu membuat operasional menjadi lebih efisien. Selain itu, pipa seamless produksi Rainbow Tubulars, untuk Tingkat Komponen dalam Negeri (TKDN)-nya sudah mencapai lebih dari 50 persen. Bahkan, tidak hanya untuk kebutuhan dalam negeri, tapi RTM juga sudah mampu melakukan ekspansi bisnis dan memasok produknya ke Rusia, Kanada serta Amerika Serikat.

Direktur Komersial dan Bisnis Rainbow Tubulars Manufacture (RTM), Barkeilona. [Foto: Rusma / Rakyat Merdeka / RM.id]

Barkeilona menjelaskan, pipa seamless Rainbow Tubulars di dalam negeri dipasok untuk memenuhi kebutuhan operasional beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), antara lain Pertamina EP, Pertamina Hulu Rokan (PHR), Medco E&P Indonesia, Petrochina serta Energi Mega Persada (EMP) yang memiliki banyak kegiatan produksi.

Baca juga : Dukung Pelaku Industri Kopi, Indomilk Sukses Ramaikan Jakarta Coffee Week 2024

"Distribusi produk kami sepanjang 2023, hampir 73 persen untuk Subholding Upstream Pertamina, overseas 10 persen, other 2 persen (KKKS lainnya), serta ke Pertamina Hulu Rokan 15 persen. Untuk 2024 komitmen untuk suplai pasar domestik seluruhnya," kata dia.

Lebih jauh mengenai RTM, pabrikan ini memiliki spesialisasi produksi tubing dan casing dengan ukuran 5,5 inchi. Namun ke depan, ditargetkan akan bisa memproduksi hingga 7 inchi, dengan grade API (American Petroleum Institute) paling tinggi P110.

Adsense

RTM berdiri pada 2016 dan langsung mendapatkan sertifikasi API atau standarisasi suplai material hulu migas 2017, lalu 2018 dapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Surat Kemampuan Usaha Penunjang Migas (SKUP) dari Pemerintah, karena nilai TKDN lebih dari 40 persen.

Baca juga : Industri Sambut Baik Pemerintahan Prabowo, IKI Oktober Ekspansi

Selain itu, sejak 2018 sampai saat ini kontribusi RTM terus bertambah dalam memasok kebutuhan pipa khususnya Tubing untuk kebutuhan domestik, dari 8000 ton pada 2018 hingga mencapai 17,500 ton pada Oktober 2024.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense