BREAKING NEWS
 

Sambut Nataru, PLN EPI Perkuat Pasokan Energi Primer, Jaga Kehandalan Listrik

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Selasa, 17 Desember 2024 17:21 WIB
PT PLN (Persero) menggelar Apel Siaga Kelistrikan Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025. (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) melalui Subholding PLN Energi Primer Indonesia (EPI) memastikan pasokan energi primer aman menjelang liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Dengan terpenuhinya stok batu bara, gas, dan bahan Bakar Minyak (BBM) di setiap pembangkit, PLN EPI yakin pasokan listrik untuk masyarakat tetap aman.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, mengatakan, Hari Operasi (HOP) batu bara berada pada posisi yang sangat baik, rata-rata 26 HOP.

"Stok BBM tercatat 15 HOP, dan pasokan gas serta Liquefied Natural Gas (LNG) terpenuhi sesuai jadwal pengiriman,” ujar Iwan.

Baca juga : Hadapi Libur Nataru, Ini Persiapan yang Dilakukan Kementerian PU

Dia merinci, stok batu bara di PLTU PLN wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) mencapai rata-rata 26 HOP, sementara di Sumatera-Kalimantan (Sumkal) mencapai 18 HOP, dan di Sulawesi-Maluku-Papua-Nusa Tenggara (Sulmapana) sebesar 25 HOP.

Stok batu bara di PLTU Independent Power Producer (IPP) berada di atas 15 HOP.

Adsense

Kesiapan pasokan energi primer juga terlihat pada BBM yang mencapai 15 HOP, stok LNG rata-rata di atas 30 HOP, serta pasokan biomassa yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan PLTU PLN sebesar 1,67 juta ton hingga akhir 2024.

“PLN EPI akan terus siaga untuk memastikan pasokan energi primer yang andal bagi pembangkit listrik PLN Grup,” tambah Iwan.

Baca juga : Selama Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Optimalkan Pasokan Energi

Iwan juga menekankan pentingnya koordinasi antara PLN EPI, Subholding PLN Nusantara Power (PLN NP), dan PLN Indonesia Power (PLN IP) untuk memastikan operasional pembangkit yang bergantung pada energi primer di seluruh Indonesia tetap berjalan lancar.

Sebagai dukungan untuk mengurangi emisi karbon dan menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060, PLN EPI terus mengembangkan ekosistem rantai pasok biomassa yang melimpah di Indonesia.

Biomassa adalah salah satu bentuk Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dapat mengurangi emisi karbon.

"Dan kami berharap dapat memenuhi kebutuhan PLTU PLN pada 2025 sebesar 3 juta ton,” jelas Iwan.

Baca juga : Surplus Neraca Perdagangan Naik Dua Kali Lipat

Pengembangan ekosistem biomassa oleh PLN EPI melibatkan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat, yang diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal.

“Melibatkan masyarakat dalam pengembangan biomassa diharapkan dapat menciptakan sirkular ekonomi, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, serta mendorong kesadaran akan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan,” pungkas Iwan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense