BREAKING NEWS
 

Aset Kripto Berbasis Emas GIDR Perluas Pilihan Aset Digital Bagi Para Investor

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 23 Januari 2025 22:59 WIB
Foto; Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - GudangKripto, platform jual beli aset kripto (crypto exchange) yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), mengumumkan dimulainya private sale untuk token Gold Indonesia Republic (GIDR).

GIDR adalah stablecoin berbasis emas pertama di Indonesia, yang memadukan stabilitas harga emas dengan efisiensi teknologi blockchain.

Token ini diterbitkan oleh Blocktogo, sebuah perusahaan konsultan dan pengembang blockchain yang berfokus pada digitalisasi real world asset (RWA).

Chief Product Officer GudangKripto, Donny Swandono mengatakan, kehadiran GIDR di platform GudangKripto akan memperluas pilihan aset digital bagi para investor.

Baca juga : Pemerintah Lagi Cari Pembuat Koin Jagat

“Sebagai stablecoin berbasis emas, GIDR menghadirkan opsi investasi yang lebih stabil, cocok untuk melengkapi portofolio di pasar kripto yang cenderung berfluktuasi tinggi,” kata dia dalam acara Sosialisasi dan Penjualan Publik Perdana GIDR, di Jakarta, Rabu (22/1/2025).

GIDR hadir melalui kerja sama Blocktogo dengan berbagai pihak, termasuk penggunaan layanan jasa titipan emas korporasi dari PT Pegadaian untuk menitipkan emas fisik.

Adsense

Adapun 1 GIDR merepresentasikan 1 gram emas fisik yang dibeli dari Galeri24, anak usaha Pegadaian, dan disimpan di fasilitas penitipan emas Pegadaian.

"Dengan cara ini, kami memastikan kepercayaan pasar dan perlindungan konsumen tetap terjaga,” jelas CEO Blocktogo, Muhammad Yafi.

Baca juga : LPKR Siapkan Inovasi dan Perluasan Produk Baru di Park Serpong

Selain menjadi instrumen digital yang stabil, kata Yafi, GIDR juga memungkinkan pemegang token untuk menukarkannya dengan emas fisik dengan syarat dan ketentuan tertentu.

“Kami berharap GIDR dapat menjadi solusi investasi terpercaya yang tahan terhadap inflasi, khususnya bagi masyarakat Indonesia yang aktif di pasar aset kripto,” tambah Yafi.

Berdasarkan data BAPPEBTI, pasar kripto di Indonesia terus berkembang dengan jumlah investor yang meningkat dari sekitar 12 juta pada 2021 menjadi lebih dari 21 juta pada 2024.

Volume perdagangan kripto di Indonesia mencapai Rp 450 triliun pada 2024.

Baca juga : Kaderisasi Pemuda Pancasila, Bamsoet Dorong Peningkatan Kesadaran Bela Negara

"Private sale ini dimulai dengan melepas 1.500 GIDR. Jika permintaan pasar melampaui jumlah ini, Blocktogo siap menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan,” ungkap Donny.

“Kami optimis GIDR mampu meraih pangsa pasar yang signifikan dalam ekosistem kripto," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense