RM.id Rakyat Merdeka - Standard Chartered Indonesia meyakini, perekonomian Indonesia diproyeksikan untuk terus melaju secara stabil, didukung oleh konsumsi domestik yang kuat dan investasi infrastruktur yang terus berlanjut.
“Kami melihat adanya peluang investasi yang menarik bagi mereka yang menggunakan strategi investasi dengan tepat,” ujar OBE, Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets Standard Chartered Donny Donosepoetro dalam ajang tahunan World of Wealth (WoW), Rabu (19/2/2025).
Untuk itu, pihaknya memberikan wawasan berharga tentang peluang investasi baik di tingkat global maupun domestik sepanjang tahun 2025, dengan menggelar World of Wealth (WoW) ke-21 dengan tema ‘Cruising the New Wave.’
Pertemuan eksklusif ini merupakan acara flagship Standard Chartered yang dipersembahkan khusus untuk para nasabah Priority & Priority Private Bank.
“Digelar tiap tahunnya, untuk memberikan wawasan berharga bagi nasabah dalam perjalanan investasi dan pengelolaan kekayaan mereka,” katanya.
Baca juga : Prabowo Pastikan Indonesia Punya Bank Khusus Emas Tanggal 26 Februari
Dalam kesempatan yang sama, Standard Chartered juga menyampaikan hasil laporan Standard Chartered Wealth Management Chief Investment Office (CIO) Outlook 2025, yang berjudul ‘Playing Your Trump Card.’
Hal tersebut meliputi, ekuitas global dan emas. CIO memperkirakan bahwa pemangkasan suku bunga akan terus dilakukan oleh sejumlah Bank Sentral besar dan dukungan kebijakan fiskal di berbagai negara, akan memberikan dorongan positif bagi perekonomian.
“Emas juga diperkirakan akan tetap mengalami peningkatan permintaan dari berbagai Bank Sentral, terutama di tengah peningkatan risiko geopolitik,” ujarnya.
Selanjutnya, CIO Standard Chartered menurunkan bobot alokasi untuk kas atau setara kas. Dengan tren suku bunga yang terus menurun, imbal hasil dari kas berpotensi untuk terus menurun di 2025, dan oleh karena itu mengunci tingkat imbal hasil di obligasi untuk jangka panjang menjadi lebih menarik.
Standard Chartered menekankan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang dan peninjauan portofolio secara berkala.
Baca juga : Pertamina Dinobatkan Perusahaan Terbaik di Indonesia versi Majalah TIME
“Dengan berinvestasi di berbagai kelas aset dan menyeimbangkan risiko serta potensi imbal hasil, investor dapat lebih siap menghadapi fluktuasi pasar dan meraih peluang investasi yang tersedia,” sebutnya.
Tak hanya itu, Standard Chartered juga mengetengahkan lima prinsip dalam berinvestasi. Meliputi, Disiplin (Mendahulukan konsistensi dan rasionalitas), Diversifikasi (mencapai kestabilan di dalam portfolio dengan diversifikasi ke kelas aset yang berbeda).
Lalu, waktu berinvestasi secara jangka panjang lebih baik dibandingkan dengan mencoba menemukan waktu yang terbaik untuk berinvestasi.
Selanjutnya, risiko versus imbal hasil. Investor sebaiknya mempertimbangkan keseimbangan antara resiko dan potensi imbal hasil ketika membuat keputusan investasi.
“Terakhir, perlindungan. Yakni, melindungi kekayaan anda sama pentingnya dengan mengembangkan kekayaan,” ucapnya.
Baca juga : Srikandi PLN Indonesia Power Sosialisasikan Bahaya Kanker di Petamburan
Head of Affluent Segment, Distribution & Wealth Solution, Standard Chartered Indonesia Tandy Cahyadi menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan pilihan produk, serta layanan investasi untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi para nasabah.
“Melalui aplikasi SCMobile, nasabah kami memiliki akses ke transaksi Online Mutual Funds, dan SBN Retail Online, yang memungkinkan mereka untuk berinvestasi dengan cepat, aman, dan nyaman,” kata Tandy.
Di segmen bancassurance, Standard Chartered Indonesia juga telah bekerja sama dengan rekannya untuk penyediaan produk asuransi tradisional dan unit link dalam pemenuhan kebutuhan nasabah.
“Terutama dalam perencanaan keuangan dalam hal proteksi, akumulasi dan distribusi kekayaan,” pungkas Tandy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.