BREAKING NEWS
 

Demi Investasi Jangka Panjang Perekonomian Indonesia

Perkuat Industri Hulu Migas!

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Selasa, 25 Februari 2025 21:41 WIB
Direktur Eksekutif Indonesian Petroleum Association, Marjolijn Wajong (tengah) bersama Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro (kedua kanan) dan Direktur Keuangan dan Komersial Tripatra, Benny Joesoep (kedua kiri). [Foto: Rusma/RM.id]

 Sebelumnya 
Sementara pembicara kedua, Benny Joesoep, Direktur Keuangan dan Komersial Tripatra mengungkap, dampak berganda akan terasa semakin luas dengan peningkatan peran penggunaan produk dan keterlibatan perusahaan Engineering, Procurement dan Construction (EPC) dalam negeri sepanjang Project Life Cycle.

“Dengan menguasai engineering, perusahaan EPC nasional akan menjadi lokomotif peningkatan penggunaan barang dan jasa dalam negeri,” kata Benny, yang juga berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang Keuangan untuk perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional terkemuka, serta konsultan di Indonesia ini.

Baca juga : Wamen Investasi: Kehadiran Danantara Langkah Strategis Perkuat Investasi

Lebih jauh Benny menegaskan, sektor migas tetap menjadi sektor penting untuk ekonomi Indonesia, termasuk untuk pengembangan pemain lokal. Karena menurutnya, industri ini punya dampak positif, tidak hanya bagi direct player, tapi juga bagi sektor-sektor penunjangnya.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro (tengah) dan Direktur Keuangan dan Komersial Tripatra, Benny Joesoep (kiri) bersama moderator (kanan). [Foto: Rusma/RM.id]

Bahkan, lanjut pemegang gelar Diplom Kaufmann dari Fachhochschule fur Wirtschaft Berlin, Jerman ini, adalah keniscayaan, Pemerintah dengan segala pemangku kepentingan lainnya, bekerja sama untuk melihat dari kacamata yang lebih besar lagi, supaya pemain-pemain lokal Indonesia bisa lebih berperan dalam sektor migas di Indonesia.

Baca juga : Senayan Dukung Mind ID Perkuat Industri Baterai

“Sektor migas berdampak positif tidak hanya kepada pemasukan negara, atau penghematan devisa, tapi juga masalah keberlanjutan pengembangan SDM dan ekonomi Indonesia. Makanya, Tripatra tetap memfokuskan pengembangan industri di Indonesia di sektor migas,” jelasnya.

Meski di saat yang sama, lanjut Benny lagi, pihaknya juga masuk ke sekor lain, termasuk di antaranya pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). “Kami juga terlibat dalam mempercepat target Net Zero Emission (NZE) alias nol emisi karbon, yang merupakan target Pemerintah dan juga target grup kami. Jadi, kami terlibat di proyek baik di sektor migas, maupun EBT,” pungkasnya. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense