Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Backstagers Indonesia Dorong Penerbitan Peta Jalan Industri Event
Kamis, 13 Februari 2025 10:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Backstagers Indonesia Event Management Association secara resmi meluncurkan Manifesto Industri Event Indonesia, sebuah dokumen strategis yang menyoroti pentingnya industri event sebagai pilar ekonomi kreatif dan menawarkan peta jalan industri event sebagai solusi atas tantangan kebijakan serta ketidakpastian global.
Manifesto ini merupakan hasil kolaborasi antara pelaku industri event seperti komunitas event owner, rental indonesia, akademisi, dan pemangku kepentingan yang berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri event Indonesia agar lebih kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.
Menurut studi Oxford Economics (2018), industri event global menyumbang $2,5 triliun bagi perekonomian dunia dan menciptakan 26 juta lapangan kerja.
Di Indonesia, sektor ini berkontribusi Rp120 triliun terhadap PDB dan menopang 278 ribu pekerja, menjadikannya tulang punggung ekonomi kreatif dan pariwisata nasional.
Namun, kebijakan terbaru seperti pemangkasan anggaran pemerintah di 16 pos belanja strategis dan kompleksitas regulasi industri event dapat menghambat pertumbuhan sektor ini.
Baca juga : Toyota Indonesia Pacu Inovasi Kendaraan Rendah Emisi Dengan Multi-Pathway
Banyak persepsi bahwa event itu biaya padahal menurut studi global, event merupakan instrumen investasi, salah satu mesin penunjang ekonomi.
“Asian Games 2018, misalnya, dapat memberikan kontribusi PDB Rp 22,3 triliun dan KTT G20 dapat memberikan dampak instan pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 8,11 persen dalam satu kuartal,” ujar Ketua Umum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana.
Menurutnya, menarik menyimak dokumen Manifesto Backstagers Indonesia, analisa dan perkembangan industri event sudah tergambar dengan jelas.
Termasuk tantangan industri event yang masih terlihat banyak yang belum terurai.
Dia mengaku sudah cukup lama mempersiapkan manifesto ini, yang diawali kajian untuk menjawab solusi masalah klasik.
Baca juga : Bertemu Dudung, Bamsoet Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional
Seperti, birokrasi yang cukup kompleks dibandingkan negara Asean lainnya. Kemudian, upskillling/reskilling dan career pathway yang belum terpetakan dengan baik.
Juga, pemerataan venue event/mice yang belum merata sehingga perputaran ekonomi masih banyak terpusat di Jakarta dan Bali saja.
“Terakhir pas banget adanya efisiensi anggaran pada 16 pos belanja yang kita lihat banyak beririsan dengan industri event,” tambahnya.
Oleh karena itu, Backstagers Indonesia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung implementasi Peta Jalan Industri Event untuk memastikan industri ini tetap tumbuh dan berkembang sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif Indonesia.
Backstagers Indonesia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan berbasis data dan berimbang, mendorong terbentuknya komite industri event nasional, menerapkan transformasi digital dan menandatangani petisi #PetaJalanEventIndonesia di https://chng.it/ck4RZn6Jh6.
Baca juga : Bantuan Rakyat Indonesia Yang Dititipin Ke Baznas Tiba Di Gaza
Hal ini sebagai langkah strategis industri agar pemerintah turut terlibat menyiapkan ekosistem event yang berkelanjutan.
“Event Owner Indonesia dan Rental Indonesia bagian dari ekosistem industri event mendukung agar kita semua menandatangani petisi ini dan berharap pemerintah dapat mewujudkan lahirnya Peta Jalan Industri Event yang bersejarah,” ujar Ketua Umum Event Owner, Delta Raharja dan Ketua Rental Indonesia, Risyad Fauzie.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya