RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga berpotensi menurunkan kemiskinan hingga 2,6 persen.
"Dengan target 82,9 juta penerima manfaat dan pengelolaan anggaran Rp 171 triliun, keberhasilan program ini harus kita dukung bersama," kata Luhut via Instagram, Selasa (11/3/2025).
Luhut yang sebelumnya bertemu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menuturkan, MBG memiliki dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di lapangan.
Baca juga : Batalkan Program Sarapan Gratis, Pram Patuhi Perintah Pusat
"Dari data yang saya dapatkan, peningkatan permintaan beras, telur, dan ayam dari program ini saja mampu menyerap hasil produksi dalam negeri dan memperkuat sektor pertanian," jelas Luhut.
Selain menciptakan lapangan kerja, MBG juga diproyeksikan mampu menurunkan ketimpangan hingga 3,6 persen dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Syaratnya, program ini harus berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan.
Saat ini, MBG telah berjalan di 38 provinsi dengan 2 juta penerima manfaat melalui 722 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang berfungsi menjaga kualitas makanan dan distribusi agar berjalan lancar.
Baca juga : Transformasi Industri Kunci Pertumbuhan Ekonomi
Hingga akhir 2025, ditargetkan 32 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi untuk melayani lebih banyak masyarakat.
"Untuk memastikan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis ini, saya juga meminta BGN untuk melakukan audit bertahap. Agar tata kelola program ini tetap kuat dan akuntabel," papar mantan Menko Kemaritiman dan Investasi era Jokowi.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia yang lebih kuat dan mandiri.
Baca juga : Program Makan Bergizi Gratis Serap Susu Hasil Koperasi
"Kehadiran MBG saat ini bukan hanya sekadar program sosial, tetapi juga penggerak roda perekonomian daerah yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Luhut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.