Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indonesia Perlu Genjot Konsumsi Energi Demi Kerek Pertumbuhan Ekonomi
Minggu, 23 Februari 2025 22:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia merupakan salah satu negara yang mengkonsumsi energi di bawah batas minimum pemakaian energi modern. Padahal, energi adalah salah satu faktor utama yang mendukung aktivitas ekonomi, baik di sektor industri, transportasi, maupun rumah tangga.
Meski di satu sisi bisa dinilai sebagai keberhasilan dalam menjaga efisiensi penggunaan energi dan mengurangi emisi karbon, penggunaan energi yang minim akan menyulitkan bagi Indonesia yang ingin mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2028-2029.
Baca juga : Genjot Hilirisasi Petrokimia Dan Gas, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Menurut Director Economics and Energy ExxonMobil Corporation Chris Birdsall, ketika suatu negara memiliki akses terhadap pasokan energi yang melimpah dan terjangkau, dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan perkembangan sumber daya manusia serta peningkatan kualitas hidup.
Ia melihat China mencapai kemajuan luar biasa selama beberapa dekade terakhir. Negeri Tirai Bambu itu berada di atas batas minimum pemakaia energi modern. Sementara Amerika Latin berada pada level energi minimum saat ini.
Baca juga : Wamen Investasi: Dorong Peluang Investasi Energi Terbarukan di Indonesia
"Namun Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya di Asia, Afrika Sub-Sahara, masih berada di bawah batas minimum pemakaian energi modern," tutur Birdsall, Rabu (19/2/2025).
Birdsall bicara dalam acara ExxonMobil Goes to Campus ITB dengan tema "Advancing Indonesia’s Energy Security and Transition: ExxonMobil’s Global Outlook to 2050", di Gedung CRCS, ITB Kampus Ganesha, Bandung.
Baca juga : Gelar Rakernas, BPP HIPKA Dukung Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Dalam acara itu, ExxonMobil berbagi wawasan mengenai proyeksi energi global hingga tahun 2050 serta tantangan dan peluang dalam pengembangan energi berkelanjutan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya