Dark/Light Mode

Program Makan Bergizi Gratis Bantu Ekonomi Emak-emak IRT

Senin, 24 Februari 2025 06:01 WIB
Ilustrasi dapur-dapur program Makan Bergizi Gratis. (Foto : Ist)
Ilustrasi dapur-dapur program Makan Bergizi Gratis. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Makan Siang Bergizi (MBG) Presiden RI Prabowo Subianto juga berdampak pada ekomomi masyarakat secara luas.

Para ibu rumah tangga (IRT) di Banyuasin, Sumatera Selatan, kini mereka bahagia dapat mempunyai penghasilan secara mandiri sejak adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Indah, seorang IRT di Banyuasin melalui akun TikTok-nya mengatakan para emak-emak di wilayahnya kini memiliki gaji yang dibayarkan per 10 hari karena bekerja di dapur MBG.

"Terima kasih pak Prabowo, Gibran, dan masyarakat yang bayar pajak. Semenjak ada MBG, satu dapur MBG bisa membuka lowongan pekerja," kata akun TikTok @IndahDil, dikutip Minggu (23/2).

Baca juga : Anak Sering Susah Makan? Kenali Rasa Dan Tekstur Makanan

Menurutnya, keberadaan dapur MBG dapat membuka kesempatan atau lowongan bagi para IRT yang sulit untuk mendaftar pekerjaan karena faktor batas usia dan kemampuan.

"Ibu-ibu IRT ini mungkin mereka sudah susah cari pekerjaan lain, karena terbatas usia, skill, atau karena tidak punya kesempatan untuk kerja. Sekarang mereka sudah tidak nganggur lagi. Karena ada MBG, mereka bisa punya penghasilan bulanan dan tersenyum," ucapnya.

Para netizen di kolom komentar akun Indah berkomentar positif dengan adanya program MBG yang membuka lapangan pekerjaan bagi para IRT. Salah satunya, ada yang mengungkapkan usaha catring seorang netizen yang dapat menyerap 40 tenaga kerja untuk kegiatan MBG.

"Catring gue juga lagi proses ikut pengadaan MBG yang minimal menggunakan 40 karyawan, dari situ aja udah ada 40 orang pengangguran yang terserap, jadi semua berkesinambungan," ujar akun TikTok @Kuro.

Baca juga : Program MGB Berikan Energi Baru Pada Semangat Belajar Anak Didik di Manokwari

Kemudian, ada juga seorang netizen yang menceritakan para IRT di dapur MBG wilayah Lamongan, Jawa Timur, termasuk ibunya sendiri yang saat ini bekerja sebagai data entry.

"Emak ku lulusan SD, kini juga dapat job bagian data. Lumayan katanya gajinya, daerah Lamongan, Jawa Timur," ujar akun TikTok @Wahyu niey.

Salah satu netizen di kolom komentar juga menyebutkan dampak MBG untuk lapangan pekerjaan IRT merupakan salah satu bentuk efisiensi yang diharapkan. Ia meminta para mahasiswa dapat melihat realita di akar rumput.

"Mahasiswa tidak mengerti, justru karena efisiensi ini banyak banget dampak positifnya bisa buka loker bagi ibu-ibu, bapak-bapak yang sudah berumur," kata akun @CantikSip.

Baca juga : Lewat Program TJSL, JIEP Berikan Makanan Tambahan Bergizi Kepada Balita

"Masih ada yang bilang Indonesia Gelap? Baru ini para lansia bisa produktif," timpal komentar netizen lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.