BREAKING NEWS
 

Milik Perusahaan Asal Singapura

Indonesia Airlines Ramaikan Medsos

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Rabu, 12 Maret 2025 07:25 WIB
Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Airlines Iskandar. (Foto: Instagram/calypteholding/gnfi)

 Sebelumnya 
“Indonesia Airlines harus establish dulu dan terbang dulu. Untuk bisa qualify untuk pengajuan masuk dalam perubahan kapasitas sesuai kesepakatan bilateral,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas dan Umum Ditjen Hubud Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Mokhammad Khusnu mengatakan, pihaknya belum menerima pengajuan izin operasional dari maskapai baru asal Singapura, Indonesia Airlines.

Namun, dia memastikan seluruh operasional maskapai penerbangan di Indonesia akan memenuhi ketentuan regulasi.

Baca juga : RI Berpeluang Jadi Basis Produksi Kendaraan Listrik

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan belum menerima pengajuan perizinan ataupun permohonan terkait pendirian dan operasional perusahaan angkutan udara niaga berjadwal tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khusnu meminta Indonesia Airlines membaca Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 35 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara, bila mau beroperasi dari Indoensia.

Menurutnya, aturan itu mewajibkan setiap badan usaha yang akan menjalankan kegiatan angkutan udara memiliki Sertifikat Standar Angkutan Udara Niaga Berjadwal.

Baca juga : Waspada Cuaca Ekstrem, Yuk Siapkan Tas Bencana

Selain itu, lanjut Khusnu, angkutan udara juga wajib mengantongi Sertifikat Operator Pesawat Udara (Air Operator Certificate/ AOC) sesuai dengan PM 33 tahun 2022 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 119 tentang Sertifikasi Pengoperasian Pesawat Udara untuk Kegiatan Angkutan Udara yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Hal itu setelah memenuhi seluruh persyaratan administratif, teknis dan operasional yang telah ditetapkan. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih lanjut terkait dengan berita dimaksud.

Di media sosial X, kemunculan Indonesia Airline bikin heboh netizen. Pasalnya, maskapai baru itu menyematkan nama Indonesia, tapi pemiliknya adalah Calypte Holding Pte Ltd.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Real Madrid, Hidup Mati Di Derby Madrid

“Gue sih nggak masalah, nama negara kita dipakai. Toh, Direkrutnya orang Indonesia juga, namanya Pak Iskandar, orang Aceh. Basisnya juga di Bandara Soetta dan akan terbang di Indonesia. Soal kenapa Singapura, mungkin karena pajaknya rendah, ekonomi lebih stabil, birokrasi nggak sulit, dan nggak banyak jatah premannya,” tulis akun @jackjackparrr.

“Sekarang, masyarakat mungkin nggak mempermasalahkan nama Indonesia Airline, karena dijajaran Executive Chairman ada nama Iskandar, yang notabenenya orang aceh. Tapi, setelah Iskandar tidak menjabat, apa mereka nggak bakalan protes? You know lah di Indonesia kayak gimana,” timpal akun @homaspeosn.

“Kalau menurut gue, kantor pusat Indonesia Airlines mending ke Indonesia, jangan di Singapura. Bisa bikin lapangan pekerjaan baru. Lagian di sini semua perusahaan diperlakukan sama, kena pajak, regulasi, etc. Kalau nggak mau pindah ke Indonesia, artinya sejak awal mereka memang nggak mikirin kita dan nggak mau memenuhi syarat itu,” tutur akun @antikomuanis. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense