Dark/Light Mode

Menko Polkam Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Kelancaran Perayaan Lebaran 1446 H

Selasa, 11 Maret 2025 08:53 WIB
Menko Polkam Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan (tengah) memimpin Rapat Lintas Sektoral Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (10/3/2025). (Foto: Dok. Kemenko Polkam)
Menko Polkam Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan (tengah) memimpin Rapat Lintas Sektoral Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (10/3/2025). (Foto: Dok. Kemenko Polkam)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mendorong sinergi lintas sektor untuk kelancaran perayaan Lebaran 1446 Hijriah. Lewat sinergi ini, Menko Polkam memastikan seluruh layanan dan kebutuhan masyarakat jelang libur Lebaran telah siap.

 Hal tersebut disampaikan Menko Polkam usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (10/3/2025). 

 Rapat dipimpin Menko Polkam dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno. Dihadiri berbagai Kementerian/Lembaga terkait. Di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Agama, Kementerian Pariwisata, Badan Pangan Nasional, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan SAR Nasional (Basarnas), Pertamina, Polri, dan TNI.

Menko Polkam menegaskan, Pemerintah berkomitmen untuk memastikan perayaan Idul Fitri 2025 berjalan aman, nyaman, dan kondusif. Termasuk menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

 “Rapat kali ini, sebagaimana perintah Bapak Presiden, untuk memastikan negara hadir di masyarakat, memberikan rasa aman dan nyaman agar masyarakat bisa mudik dengan lancar,” ujar Menko Polkam.

Baca juga : Panggil Mantan Bos Petral, Geledah Rumah Kang Emil, KPK Sedang On Fire

 Lewat sinergi lintas sektor, Menko Polkam memastikan, arahan Presiden bisa dilaksanakan. Misalnya, dari aspek keamanan, akan ada 164.268 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Kementerian/Lembaga terkait yang akan mengisi 2.894 pos pengamanan serta titik rawan lain.

 Kesiapan transportasi juga menjadi perhatian utama. Menko Polkam memastikan, alat transportasi perhubungan di jalur darat, udara, dan laut akan selalu tersedia. Didukung dengan pasokan bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dipastikan siap memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa kendala selama pelaksanaan mudik.

 Menko Polkam juga menggarisbawahi kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik. Pemetaan wilayah rawan bencana, peringatan dini, serta kesiapan tim SAR dan tenaga medis menjadi prioritas utama dalam mitigasi risiko ini.

 Pemerintah juga menyediakan tim respons cepat jika terjadi hal-hal yang terkait dengan gangguan keamanan, bencana, dan lain sebagainya. “Posko siaga dan pengungsian harus dipastikan siap dengan logistik, layanan darurat, serta fasilitas pendukung guna merespon situasi darurat dengan cepat dan tepat,” ujar Menko Polkam.

Selain aspek keamanan, Menko Polkam juga membahas pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Upaya memastikan distribusi pangan yang lancar serta mencegah potensi hambatan dalam rantai pasok akan terus dilakukan agar masyarakat dapat menjalani ibadah dan perayaan Idul Fitri dengan tenang.

Baca juga : Prabowo Bahagiakan Tukang Ojek

 “Intinya, kesimpulan rapat bahwa seluruh Kementerian/Lembaga yang hadir di sini telah siap untuk melaksanakan dan menyukseskan mudik maupun Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan, siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan selama Lebaran. Khususnya terkait arus mudik yang diperkirakan puncaknya terjadi pada 28-30 Maret 2025 dan puncak arus balik di tanggal 5-7 April 2025.

 “Juga tentunya kami tetap mempersiapkan berbagai macam persiapan rekayasa lalu lintas, mulai dari melaksanakan kegiatan ganjil genap, contra flow, sampai dengan one way,” jelas Kapolri.

 Guna mendukung kelancaran mudik, Polri menggelar Operasi Ketupat 2025 dengan dua skema waktu. Operasi ini akan berlangsung selama 17 hari di jalur utama dari Lampung hingga Bali. Sementara, di 28 Polda lainnya akan berlangsung selama 14 hari.

 Polri juga menyiapkan 2.582 posko yang tersebar di berbagai titik jalur mudik. Posko tersebut terdiri atas 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu yang siap membantu para pemudik selama perjalanan.

Baca juga : Takarannya Berkurang, MinyaKita Bikin Heboh

 Ada juga layanan hotline 110 yang dapat diakses jika masyarakat membutuhkan bantuan selama perjalanan. “Masyarakat yang membutuhkan layanan pada saat mudik bisa menghubungi layanan hotline yang kami siapkan,” ujar Kapolri.

 Dari sektor transportasi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi akan mengantisipasi lonjakan pemudik setelah kebijakan Work from Anywhere (WFA) disetujui Kemenpan-RB. Dia memprediksi, arus mudik mulai berlangsung pada 21 Maret 2025.

 Dalam rangka mengurai kepadatan kendaraan pribadi, Menhub tetap menyelenggarakan program mudik gratis di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Mencakup jalur darat, laut, dan kereta api.

 Di jalur darat, tersedia 520 unit bus dengan 31 kota tujuan yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Di jalur laut, ada tiket gratis untuk 47.816 penumpang dengan 153 rute. Sementara, jalur kereta api ada kuota untuk 16.960 penumpang dan 7.424 unit sepeda motor.

 Kemenhub juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi potensi kemacetan di pasar tumpah dan lokasi-lokasi strategis yang mungkin menghambat pergerakan mudik. “Termasuk koordinasi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan, khususnya di lintasan kereta api serta jam-jam krusial selama periode mudik,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.