BREAKING NEWS
 

Chandra Asri Perkuat Armada Laut Dan Fasilitas Tangki Di Pesisir Banten

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 30 April 2025 19:32 WIB
Chandra Asri Pacific. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) kian agresif memperkuat ekosistem logistik terintegrasi melalui anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi (CDI) dan PT Redeco Petrolin Utama (RPU).

Perusahaan menambah armada kapal serta memperluas kapasitas penyimpanan bahan kimia cair di kawasan pesisir utara Banten, sebagai bagian dari strategi ekspansi infrastruktur logistik di Asia Tenggara.

Di Desa Mangunjaya, Merak, berdiri kompleks tangki milik RPU yang menjadi simpul logistik cair Chandra Asri Group. Tangki-tangki raksasa berdiri kokoh hanya beberapa ratus meter dari laut, terhubung dengan dua dermaga pribadi yang siap disinggahi kapal berbobot hingga 35.000 DWT.

CDI menargetkan memiliki 15 kapal angkut kimia dan gas hingga akhir 2025. Saat ini, melalui entitas logistiknya PT Chandra Shipping International (CSI), armada yang telah dimiliki sebanyak delapan kapal. Satu unit tambahan dijadwalkan tiba pada Mei 2025.

Baca juga : Perkuat Peran Sosial, Jasindo Salurkan Bantuan Fasilitas Ibadah Dan Pendidikan

“Kami terus memperkuat ekosistem logistik,” kata Presiden Direktur CSI, Lingga Widiastri, Rabu (30/4/2025).

Jenis kapal yang ditambah bervariasi, mulai dari chemical tanker, oil tanker, hingga gas carrier. Penambahan ini merupakan bagian dari transformasi besar Chandra Asri untuk menjadi penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di kawasan.

Selain menambah armada, penguatan juga dilakukan lewat fasilitas penyimpanan dan dermaga milik RPU. Saat ini, RPU mengelola 72 tangki penyimpanan dengan kapasitas beragam. Tangki-tangki tersebut terhubung ke dermaga dan jaringan pipa yang mengalirkan cairan kimia dari kapal langsung ke pusat pengisian terpusat (Centralized Filling Station).

Adsense

“Dermaga dan tangki kami di Merak mendukung aktivitas industri di Cilegon dan sekitarnya,” ujar Lingga.

Baca juga : PLN Indonesia Power Berdayakan Disabilitas Kembangkan Ekosistem Motor Listrik

RM.id berkesempatan meninjau langsung fasilitas RPU pada Senin (28/4/2025). Di atas lahan seluas 10 hektare, tampak jajaran tangki besar yang tersambung dengan pipa-pipa baja. Kapal Erawan 12 milik CSI sedang bersandar, menurunkan muatan cairan kimia ke fasilitas penyimpanan.

Proses bongkar muat dilakukan melalui sistem pipa yang langsung mengalirkan cairan ke tangki. Dari tangki, produk dapat didistribusikan ke truk tangki atau dialirkan kembali ke pembeli lewat jaringan pipa bawah laut.

Di dalam kompleks, tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti jembatan timbang, sistem pemadam kebakaran, stasiun pengisian, kantor pengelola, serta peralatan tanggap darurat. Keberadaan dermaga milik sendiri menjadi nilai tambah yang membedakan RPU dengan penyedia jasa penyimpanan lainnya.

RPU sendiri telah beroperasi sejak 1986 dan mengantongi berbagai sertifikasi, termasuk ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, dan ISPS Code. Seluruh aktivitas operasional dilakukan 24 jam, tujuh hari seminggu, dengan sistem pemesanan berbasis web.

Baca juga : Arab & Qatar Lunasi Utang Suriah Ke Bank Dunia

“Rantai logistik cair kami mengutamakan kualitas, keamanan, dan kepatuhan,” ujar perwakilan manajemen RPU dalam keterangan terpisah.

Tak hanya memperkuat fisik fasilitas, CDI juga tengah dipersiapkan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia lewat skema initial public offering (IPO). Langkah ini akan memperbesar kapasitas pendanaan untuk ekspansi jangka panjang.

Dengan menyatukan kapal, dermaga, dan tangki penyimpanan dalam satu jaringan, Chandra Asri memperlihatkan keseriusan membangun ekosistem logistik laut-darat. Ekosistem ini tak hanya menopang industri petrokimia, tetapi juga mendukung rantai pasok nasional dan aktivitas ekspor dari Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense