RM.id Rakyat Merdeka - Rapat Umum Tahunan atau Annual General Meeting (AGM) ke-34 Asian Shipowners’ Association (ASA) digelar di Jakarta, Selasa (27/5/2025).
Rapat ini diselenggarakan oleh Federation of ASEAN Shipowners' Associations (FASA) dan dihadiri oleh sekitar 200 perwakilan dari asosiasi-asosiasi anggota ASA.
Ketua ASA Carmelita Hartoto menegaskan, peran sentral Asia dalam membentuk masa depan industri pelayaran global.
"Dengan mengusung ‘Posisi Asia dalam Maritim Global’, kita bersatu dalam komitmen untuk mendorong kolaborasi, mempercepat inisiatif dekarbonisasi, dan merangkul inovasi guna membangun industri maritim yang tangguh dan visioner," kata Carmelita.
Adapun, dalam AGM ini, memunculkan 5 poin penting. Pertama, prioritas dalam melindungi kesehatan mental awak kapal. Carmelita mengatakan, pelaut merupakan tulang punggung yang tak tergantikan, memastikan pergerakan barang-barang penting melintasi samudra tanpa gangguan.
Baca juga : Berkhasiat Buat Kesehatan, Tradisi Minum Jamu Penting Dilestarikan
Namun, beban stres yang terkumulasi secara signifikan meningkatkan risiko kecemasan dan depresi bagi pelaut yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan mental.
"Amandemen terhadap Maritime Labour Convention (MLC) 2006 menetapkan pelaut sebagai pekerja kunci, memperkuat ketentuan pemulangan (repatriasi), menerapkan kebijakan cuti darat bebas visa, serta memperkuat langkah-langkah anti bullying dan anti pelecehan," ungkap Ketua Umum Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) ini.
Kedua, menegaskan pentingnya batasan tanggung jawab dalam industri pelayaran global.
Menurut Carmelita, hal ini sangat penting menyusul insiden besar baru-baru ini yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang parah serta proses hukum yang kompleks, ASA memberikan peringatan tegas mengenai risiko yang timbul jika prinsip fundamental ini diabaikan.
Ketiga, tindakan bersama dalam keamanan maritim dan peningkatan kesadaran terhadap dampak lingkungan.
Baca juga : Lestari Moerdijat: Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Kesehatan Perempuan
Carmelita menyerukan kepada industri untuk tetap waspada dan memperkuat kerja sama menghadapi ancaman keamanan maritim (Maritime Security/MARSEC) yang terus berkembang di sepanjang jalur pelayaran utama dunia.
ASA menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan otoritas regional dan mitra internasional guna memastikan pelaporan insiden secara tepat waktu serta meningkatkan kesadaran terhadap kondisi maritim (maritime domain awaereness).
Keempat, menjaga prinsip perdagangan bebas dan persaingan usaha yang sehat. Carmelita melihat, di tengah meningkatnya konflik ekonomi serta tumbuhnya proteksionisme dan unilateralisme di berbagai belahan dunia.
Kondisi ini dinilai menjadi ancaman serius terhadap pembangunan perdagangan global yang berkelanjutan serta ketahanan rantai pasok internasional.
Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, ASA mendorong Pemerintah masing-masing untuk mempromosikan kebijakan terhadap kapal berbendera asing.
Baca juga : Gelar Rapat Tahunan, FASA Sinergikan Sektor Pelayaran Di Kawasan ASEAN
Kelima, komitmen terhadap pelayaran yang lebih ramah lingkungan. Carmelita menjelaskan, ASA terus mendorong dan memperkuat kebijakan jangka panjang untuk mendorong negara-negara pelaku daur ulang kapal agar mempersiapkan diri secara memadai menyambut pemberlakuan Hong Kong Convention (HKC).
"ASA mendukung industri daur ulang kapal ke arah yang lebih ramah lingkungan, terstandarisasi, dan berkualitas, serta membangun sistem sirkular pelayaran yang hijau," ucapnya.
Dalam ASA AGM ini, Eleanor Keukura Roi, Wakil Ketua ASA sekaligus CEO Cook Islands Shipowners Association (CISOA) juga ditunjuk sebagai Ketua ASA ke-35. Eleanor mengaku, sebuah kehormatan besar baginya untuk dinominasikan sebagai Ketua ASA berikutnya.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota ASA dan Sekretariat atas kepemimpinan yang berdedikasi serta upaya tak kenal lelah dalam memperkuat suara ASA di panggung maritim global," katanya.
Sementara, Yukikazu Myochin, Presiden Japanese Shipowners’ Association (JSA) ditunjuk sebagai Wakil Ketua ASA. Adapun, ASA AGM selanjutnya direncanakan akan diselenggarakan di Kepulauan Cook pada Mei 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.