BREAKING NEWS
 

Neraca Dagang RI April Surplus, Tapi Turun Dibanding Bulan Sebelumnya

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 2 Juni 2025 12:58 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada April 2025, meskipun nilainya mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mengatakan, surplus neraca perdagangan bulan April tercatat sebesar 160 juta dolar AS. Angka ini merosot jauh dibandingkan surplus Maret 2025 yang mencapai 4,33 miliar dolar AS.

Baca juga : Erick: BSI Buka Cabang Di Arab, Tahun Depan Siap Beroperasi

“Pada April 2025, neraca perdagangan barang mencatat surplus sebesar 0,16 miliar dolar AS. Ini menandai surplus selama 60 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/6/2025).

Adsense

Surplus tersebut terjadi karena nilai ekspor mencapai 20,74 miliar dolar AS, sementara impor sebesar 20,59 miliar dolar AS. Pudji menjelaskan, surplus masih ditopang oleh sektor nonmigas, yang mencatatkan surplus sebesar 1,51 miliar dolar AS.

Baca juga : PNM Gandeng Jurnalis Salurkan Bantuan di Bulan Ramadan

“Kontribusi utama berasal dari bahan bakar mineral (HS27), lemak dan minyak hewani/nabati (HS15), serta besi dan baja (HS72),” ungkapnya.

Sementara itu, sektor migas kembali mencatat defisit sebesar 1,35 miliar dolar AS. Defisit ini terutama disumbang oleh impor hasil minyak dan minyak mentah.

Baca juga : Taro Rangers Family Andenture Ajak Berburu Kebaikan Di Bulan Ramadan

Secara kumulatif, dari Januari hingga April 2025, neraca perdagangan Indonesia membukukan surplus sebesar 11,07 miliar dolar AS, naik sekitar 940 juta dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 10,13 miliar dolar AS.

“Surplus Januari–April 2025 terutama ditopang oleh komoditas nonmigas yang mencatatkan surplus 17,26 miliar dolar AS. Namun, komoditas migas masih mengalami defisit sebesar 6,19 miliar dolar AS,” kata Pudji.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense