BREAKING NEWS
 

Tren Produksi dan Lifting Migas Beranjak Naik

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 20 Juni 2025 14:19 WIB
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D Suryodipuro. [Foto: Rusma/RM.id]

RM.id  Rakyat Merdeka - Tren perkembangan produksi dan lifting minyak mulai menaik. Kabar gembira ini diungkap oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Sejak Mei hingga Juni 2025 tercatat, produksi minyak konsisten menaik menjadi 580.405 barel oil per day (BOPD) dan 583.275 BOPD. Tingkat produksi tersebut sudah melebihi produksi 2024 yang sebesar 580.142 BOPD.

Adapun rata-rata pencapaian lifting minyak terhadap target APBN, dalam lima bulan sejak Januari hingga Mei 2025, mencapai sekitar 93,9 persen dari target APBN 2025, atau lebih baik dibanding capaian pada 2024, yang sebesar 91,3 persen.

Baca juga : Summarecon Targetkan Marketing Sales Rp 5 T Tahun Ini

Untuk gas, produksi terus meningkat sejak dua tahun terakhir dan secara teknis masih bisa ditingkatkan sepanjang salur gas (penyerapan) dari pembeli gas bisa stabil dan meningkat.

SKK Migas dan KKKS pun terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi migas nasional. Hal ini terlihat dari pelaksanaan program kegiatan sepanjang Januari hingga Mei 2025 yang meningkat, dibanding realisasi periode yang sama tahun lalu.

Kegiatan pengeboran sumur pengembangan hingga Mei 2025 telah mencapai 337 sumur atau meningkat 20 prsen dibanding Mei 2024 yang sebanyak 281 sumur.

Baca juga : Tangani 7.590 Aduan, Lapor Mas Wapres Banyak Peminatnya

Untuk pekerjaan workover, telah mencapai 422 sumur atau meningkat 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yang sebanyak 394 sumur.

Sedangkan aktivitas wellservice telah mencapai 17.140 kegiatan, atau mencapai 12 persen dibanding periode yang sama pada 2024 yang sebanyak 15.301 kegiatan.

Adsense

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D Suryodipuro menyampaikan, tren produksi migas nasional terus meningkat, seiring kemampuan dan keberhasilan KKKS dalam melaksanakan program yang telah disepakati bersama, antara SKK Migas dan KKKS.

Baca juga : LOTTE Mart Korea Komit Promosikan Bisnis Berkelanjutan di Indonesia

Saat ini, ujar Hudi, tantangannya ada di minyak, bagaimana bisa menjaga produksi tetap optimal dengan menekan decline rate dan mendorong penyelesaian proyek-proyek hulu migas.

"Kami bersyukur, dengan tren produksi yang mulai naik. Hal ini berkat koordinasi yang tepat serta pelaksanaan program-program yang berdampak langsung pada optimalisasi produksi migas seperti pengeboran sumur pengembangan, well service dan workover. Hasilnya, mulai Mei 2025 tren produksi minyak mulai naik,” terangnya di Jakarta, Jumat (20/6/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense