BREAKING NEWS
 

Dongkrak Investasi, PT DPM Diharapkan Percepat Realisasi Investasi Sumut

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 22 Juli 2025 12:09 WIB
PT DPM. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor pertambangan terbukti menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, operasional PT Dairi Prima Mineral (DPM) diproyeksikan memberi kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pembangunan infrastruktur strategis.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menaruh harapan besar pada sektor ini untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi ke angka 7,6 persen pada tahun 2029—naik dari 5,03 persen pada 2024—sejalan dengan target pertumbuhan nasional sebesar 8 persen.

“Sumut diberi target realisasi investasi sebesar Rp 53,7 triliun dari PMA dan PMDN,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Faisal Arif Nasution, Jumat (18/7/2025).

“Keberadaan PT Dairi Prima Mineral sangat diharapkan segera memasuki tahap konstruksi dan produksi, agar bisa berkontribusi terhadap capaian tersebut,” lanjutnya.

Baca juga : BSI Siapkan Pendampingan Optimalisasi Kopdes Merah Putih

Faisal menambahkan, kehadiran perusahaan tambang seperti DPM juga membawa potensi penguatan ekonomi lokal, baik melalui kemitraan usaha maupun penyerapan tenaga kerja.

DPM dapat membangun kemitraan dengan UMK agar pelaku usaha kecil bisa naik kelas dan masuk ke rantai pasok industri.

"Termasuk menyerap tenaga kerja lokal, yang pada akhirnya berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar," imbuh Faisal.

Secara lokal, operasional PT DPM diyakini mampu mengerek PAD Kabupaten Dairi yang selama ini masih di bawah 10 persen dari total APBD. PAD tercatat sebesar Rp 70,43 miliar (6,2 persen) pada 2022, naik menjadi Rp 91,30 miliar (7,5) pada 2023 dan Rp 98,38 miliar (7,8) pada 2024.

Adsense

Pengamat sosial dari Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suryadi, menilai kehadiran tambang seperti DPM bisa menjadi lokomotif ekonomi lokal jika dikelola secara akuntabel dan inklusif.

Baca juga : ORASKI Tolak Intervensi DPR dalam Skema Potongan Aplikasi Transportasi Online

“Sektor tambang punya potensi besar mendorong PAD melalui pajak dan retribusi. Ini memberi ruang fiskal bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan publik dan infrastruktur,” ujarnya.

Agus juga mendukung langkah pemerintah pusat dalam memperbaiki iklim investasi.

“Permasalahan utama investasi adalah perizinan yang rumit dan tumpang tindih regulasi. Percepatan investasi tambang seperti DPM harus dibarengi reformasi birokrasi di tingkat daerah,” tegasnya.

Namun dia mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi yang ditopang sektor tambang tidak menimbulkan ketimpangan sosial.

“Program tanggung jawab sosial harus benar-benar menjangkau masyarakat sekitar tambang agar tidak muncul kecemburuan atau konflik,” tutupnya.

Baca juga : Investor Day 2025, Pertamina Paparkan Strategi Dan Aksi Nyata ESG

Dari sisi nasional, sektor tambang juga menyumbang besar dalam capaian investasi. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat total investasi Indonesia pada 2024 mencapai Rp 1.714,2 triliun—melampaui target Rp 1.650 triliun—dengan kontribusi signifikan dari subsektor pertambangan.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa reformasi regulasi menjadi kunci utama menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Kami tengah merevisi tiga peraturan pelaksana dan membentuk satgas untuk menindak premanisme di lapangan. Pembenahan regulasi dan perizinan adalah syarat mutlak percepatan investasi,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap keberadaan PT DPM tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga contoh investasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense