Dark/Light Mode

Irigasi Warungkiara Dibenahi, Kementan Percepat Masa Tanam Padi Di Sukabumi

Sabtu, 31 Mei 2025 21:14 WIB
Kementan turun ke lapangan kawal tanam padi di Desa Kertamukti, Sukabumi. (Foto: Kementan)
Kementan turun ke lapangan kawal tanam padi di Desa Kertamukti, Sukabumi. (Foto: Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) tancap gas mempercepat masa tanam padi di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk menjaga daya gedor produksi pangan nasional sekaligus mempertahankan capaian swasembada beras di tengah tantangan global.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan Yudi Sastro mengatakan percepatan tanam ini akan diiringi dengan rehabilitasi irigasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Kementerian PUPR. Rehabilitasi menjadi kunci menjawab kendala utama petani, yakni kekhawatiran soal pasokan air dan rusaknya jaringan irigasi.

"Masalahnya jelas: air kurang dan irigasi bermasalah. Tanggal 2 nanti kita sudah jadwalkan desk dengan Kementerian PU untuk membahas titik-titik masalah, luasannya, dan siapa bertanggung jawab," ujar Yudi di lokasi, Sabtu (31/5/2025).

Baca juga : Revitalisasi Birokrasi Dalam Pemerintahan Pusat Dan Daerah

Ia menambahkan, Kementerian PUPR saat ini menargetkan rehabilitasi irigasi seluas 2 juta hektare di seluruh Indonesia. Untuk Warungkiara, perbaikan akan menyasar 500 hektare lahan dengan jaringan irigasi sepanjang 9 kilometer.

Yudi juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan. "Presiden sudah instruksikan swasembada 2025. Artinya, tahun ini kita tidak impor beras dan jagung. Target produksi harus tercapai," tandasnya.

Senada, Kepala Pusat PVTPP Kementan sekaligus Penanggung Jawab Program Swasembada Pangan Sukabumi, Leli Nuryati, menyebut potensi Jawa Barat sangat besar dalam menopang produksi beras nasional. “Desa Kertamukti ini salah satu hamparan yang menjanjikan. Potensi Sukabumi dan daerah lainnya di Jabar akan terus kita optimalkan,” ujarnya.

Baca juga : Mediasi, Langkah Bijak Selesaikan Polemik Lesti dan Yoni Dores

Leli menyebut percepatan tanam dilakukan secara massif bersama Dinas Pertanian dan TNI. Tujuannya jelas: meningkatkan hasil panen petani di tengah tantangan iklim dan infrastruktur.

Sementara itu, Kabid Sarana Dinas Pertanian Sukabumi, Deni Ruslan, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan intensif dari Kementan. “Kami mewakili petani Sukabumi sangat berterima kasih atas dukungan Kementan, khususnya Bu Kapus yang rutin mengawal kegiatan tanam di lapangan,” ucap Deni.

Dengan langkah percepatan ini, Sukabumi diharapkan menjadi salah satu daerah penopang utama produksi beras nasional menuju swasembada yang dicanangkan pemerintah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.