BREAKING NEWS
 

Presiden Resmikan 80 Ribu Koperasi Merah Putih

Bangun Ekonomi Rakyat Dan Dorong Kemandirian Desa

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 27 Juli 2025 07:05 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Foto: Sophan Wahyudi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Koperasi Merah Putih menjadi strategi Presiden Prabowo Subianto membangun ekonomi rakyat, memotong dominasi pasar dan mendorong kemandirian desa melalui sistem digital terpadu.

Prabowo resmi meluncurkan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Ke­lurahan Merah Putih (KKMP) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Peluncuran ini sebagai langkah strategis memotong dominasi ekonomi oleh pihak-pihak besar yang selama ini menghambat kema­juan rakyat.

“Koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya bangsa yang lemah. Tapi kalau bersatu, mereka jadi kekuatan. Dari ekonomi lemah menjadi ekono­mi yang kuat. Itulah konsep koperasi,” ujar Prabowo.

Baca juga : Payment ID Bisa Lacak Semua Transaksi WNI

Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, koperasi yang dibentuk bukan sekadar struktur legal, melainkan akan dibekali infrastruktur nyata. Mulai dari gudang, cold storage, gerai sem­bako, apotek, hingga kendaraan logistik dan fasilitas pinjaman super mikro.

Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian desa dalam sektor pangan, pertanian, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kesehatan, logistik dan keuangan inklusif.

Prabowo mengatakan, koperasi desa kini telah terinte­grasi dalam sistem digital na­sional berbasis transparansi dan efisiensi pelayanan.

Baca juga : Distribusi Pangan Bersubsidi Di Jakarta Harus Diperbaiki

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, koperasi ini juga ber­fungsi memotong rantai distribusi pangan, menekan peran tengkulak dan rentenir, serta membuka akses layanan dasar di desa.

“Kita tidak boleh terus ber­gantung pada impor. Kedaulatan pangan, air dan energi harus dibangun dari bawah. Dimu­lai dari pemberdayaan petani melalui sistem adil dan koperasi yang kuat,” kata Zulhas-sapaan Zulkifli Hasan.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, KDMP dan KKMP akan menjadi simpul layanan terpadu. Dari sembako dan gas 3 kilogram, klinik dan apotek desa, hingga layanan simpan pinjam yang terhubung dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Koperasi juga bakal mengelola gudang panen, agen pupuk, lis­trik dan logistik desa.

Adsense

Baca juga : Pemerintah Berkomitmen Selesaikan Pembangunan IKN

Menurut Zulhas, pembentukan lebih dari 80 ribu koperasi dalam waktu kurang dari dua bulan merupakan capaian luar biasa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense