Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BI Inisiasi Pengembangan Sistem Cangih
Payment ID Bisa Lacak Semua Transaksi WNI
Minggu, 27 Juli 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) akan menginisiasi pengembangan sistem pembayaran baru, Payment ID. Sistem ini digadang-gadang lengkap dan canggih. Salah satu manfaatnya, dapat membendung transaksi mencurigakan.
Rencananya, peluncuran mekanisme pembayaran teranyar ini dilakukan pada 17 Agustus mendatang, tepat pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80.
Dikutip dari Buku Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, pengembangan Payment ID merupakan bagian dari inisiasi pembangunan infrastruktur data sistem pembayaran, yang bertujuan mendukung ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) di Indonesia.
Baca juga : Distribusi Pangan Bersubsidi Di Jakarta Harus Diperbaiki
Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, hal itu sebagai pemenuhan kebutuhan data granular (secara detail) yang semakin mendesak.
“Sehingga menjadi alasan utama pengembangan mekanisme dan infrastruktur perolehan data berkualitas sebagai prasyarat utama,” kata Perry dalam buku tersebut yang dikutip, Jumat (25/7/2025).
Inisiatif strategis ini, kata Perry, diarahkan untuk membangun infrastruktur data sebagai barang publik (public goods), guna memperkuat integritas transaksi. Dan mendukung perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Baca juga : Pemerintah Berkomitmen Selesaikan Pembangunan IKN
Lalu, langkah konkret yang diambil meliputi pengembangan Payment ID sebagai unique identifier, sistem capturing data granular.
“Serta BI-Payment Info sebagai infrastruktur publik yang menyediakan layanan data untuk berbagai kebutuhan,” jelas Perry.
Singkatnya, Payment ID merupakan sistem canggih yang dikembangkan Bank Sentral, untuk melacak transaksi keuangan Warga Negara Indonesia (WNI).
Baca juga : Perang di Perbatasan: Thailand Pakai Pesawat AS, Kamboja Pakai Senjata China
Sistem ini mampu melacak semua transaksi keuangan WNI. Mulai dari transaksi perbankan, transaksi e-commerce, e-Wallet hingga pembayaran pajak.
“Payment ID baru akan diimplementasikan secara penuh pada 2029,” tuturnya.
Payment ID diyakini menjadi langkah penting dalam pengumpulan dan analisis data ekonomi nasional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya