BREAKING NEWS
 

Investasi Di Indonesia Tembus Rp 477 Triliun, Singapura Masih Juara

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Rabu, 30 Juli 2025 07:00 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani (kedua kiri), menjawab pertanyaan wartawan usai menggelar Konferensi Pers Capaian Realisasi Investasi Triwulan II- 2025 dan Semester I-2025 di Jakarta, Selasa (29/7/2025). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Menurut mantan Duta Besar Indonesia untuk AS ini, mem­baiknya kepercayaan investor tak lepas dari aktifnya Presiden Prabowo Subianto membangun hubungan internasional.

“Pak Presiden berkunjung ke banyak negara membuat confident banyak pihak di luar negeri,” imbuh Rosan.

Pemerintah berharap, arus modal asing ini bisa memper­cepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Fokusnya bukan cuma jumlah, tapi juga kualitas investasi.

Baca juga : Duh, 60 Persen ASN DKI Jakarta Obesitas

Sebelumnya, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan, pihaknya sudah merevisi tiga aturan pelaksana dari Peraturan Pemerintah No­mor 5 Tahun 2021 untuk mem­percepat realisasi investasi.

Aturan yang direvisi, yakni Peraturan BKPM Nomor 3 Ta­hun 2021 soal sistem perizinan berbasis risiko, Peraturan BKPM Nomor 4 Tahun 2021 soal pe­layanan perizinan dan fasilitas investasi, serta Peraturan BKPM Nomor 5 Tahun 2021 soal pengawasan perizinan.

“Pemerintahan ini mempunyai target pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen. Ini angka yang cukup ambisius, tetapi juga cukup realistis apabila bisa dikerjakan,” kata Todotua di Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Baca juga : Kimberly Ryder, Status WNA, Belum Kantongi Gono-gini

Dia membandingkan, sepuluh tahun pemerintahan sebelumnya mencatatkan investasi Rp 9.900 triliun. Sementara target lima tahun ke depan di era Presiden Prabowo adalah Rp 13.000 triliun untuk menggapai pertum­buhan 8 persen.

Tahun ini saja, target investasi dinaikkan menjadi Rp 1.900 triliun dari realisasi tahun 2024 sebesar Rp 1.700 triliun. Realisasi triwulan Isudah mencapai Rp 465 triliun. Sementara laporan awal triwulan IImenunjuk­kan kondisi masih aman.

Meski begitu, Todotua meng­ingatkan tantangan terbesar justru ada di triwulan III dan IV, terutama dalam hal pelayanan perizinan.

Baca juga : Digoyang Mahathir Cs, Anwar Ibrahim Temui Prabowo

Reformasi regulasi dan sinergi lintas sektor pun jadi kunci untuk menjaga laju investasi tetap ken­cang sampai akhir tahun. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense