Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Didorong Rajin Turun Ke Lapangan Dan Olahraga
Duh, 62 Persen ASN DKI Jakarta Obesitas
Rabu, 30 Juli 2025 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI didorong menata kembali pola kerja para aparaturnya. Salah satunya, mengkombinasi tugas kerja di kantor dengan di lapangan. Langkah ini diyakini dapat mengatasi obesitas yang diderita mayoritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 62 persen ASN di lingkungan Pemerintah Pemprov DKI Jakarta mengalami obesitas.
Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Pemprov DKI, per Februari 2025 terdapat 46.138 ASN, yang berarti sekitar 27.682 orang mengalami kelebihan berat badan.
Baca juga : Stres, Guardiola Bakal Pensiun Melatih
Tingginya angka obesitas ini, menjadi sorotan Sekretaris Komisi E DPRD DKI Justin Adrian. Dia menilai, hal ini terjadi karena jumlah ASN yang terlalu banyak, sehingga mereka memiliki waktu luang berlebih dan kurang bergerak.
“Jika memungkinkan, jumlah ASN perlu dirasionalisasi agar mereka memiliki lebih banyak tugas yang mendorong aktivitas fisik,” kata Justin kepada Rakyat Merdeka, Rabu (23/7/2025).
Menurutnya, salah satu penyebab obesitas adalah minimnya aktivitas fisik. “Bisa jadi, aktivitas ASN terlalu banyak yang bersifat stasioner, duduk terlalu lama di kantor,” ujarnya.
Baca juga : Jelang SEA V League 2025, Megatron Ditunjuk Jadi Kapten Srikandi
Sebagai solusi, Justin menyarankan agar ASN lebih sering turun ke lapangan. Hal ini tidak hanya membuat mereka lebih aktif, tapi juga dapat meningkatkan pelayanan publik secara langsung.
“Misalnya, Dinas Sosial mengecek langsung data bantuan sosial agar tepat sasaran. Dinas Bina Marga berpatroli untuk mencegah pencurian besi jembatan, atau mendeteksi kerusakan jalan lebih dini,” sarannya.
Hal serupa juga berlaku bagi Dinkes. “ASN Dinkes turun langsung ke Puskesmas untuk memastikan pelayanan berjalan cepat, profesional, dan ramah,” katanya.
Baca juga : Kimberly Ryder, Status WNA, Belum Kantongi Gono-gini
Justin juga menyoroti kemungkinan pola makan tidak sehat sebagai pemicu obesitas. Ia meminta agar kantin-kantin di lingkungan kerja ASN diperiksa, apakah menjual makanan seperti mie instan, gorengan, dan minuman manis. “Sekolah saja diminta mengecek kantinnya. Kantor pemerintahan juga harus melakukan hal yang sama. Dinkes bisa dilibatkan,” usulnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya