RM.id Rakyat Merdeka - Vietjet mencetak sejarah sebagai maskapai pertama yang mengoperasikan penerbangan dengan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) hasil produksi dalam negeri. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengurangi emisi karbon sekaligus mendorong transformasi hijau di sektor aviasi Vietnam.
“Melalui ekspansi armada ratusan pesawat modern, Vietjet berkomitmen meningkatkan penggunaan SAF untuk mendukung transisi hijau di Vietnam dan dunia,” ujar Wakil Presiden Tetap Vietjet, To Viet Thang, dalam siaran pers, Jumat (22/8).
Baca juga : Sinergi Lintas Sektor, Belitung Siap Jadi Destinasi Pariwisata Internasional
Bermitra dengan Petrolimex Aviation, Vietjet menerima 1.200 meter kubik SAF yang dicampur di Depot Minyak Nha Be, Vietnam. Seluruh proses mengikuti standar internasional ISCC Uni Eropa. SAF sendiri diproduksi dari bahan baku terbarukan, seperti minyak jelantah, limbah pertanian, biomassa kayu, hingga sampah perkotaan. Penggunaannya mampu memangkas emisi karbon hingga 80 persen dibanding bahan bakar jet konvensional.
Langkah ini melanjutkan penerbangan perdana Vietjet dengan SAF pada Oktober 2024, sekaligus mendukung Strategi Pertumbuhan Hijau Nasional Vietnam serta target nol emisi karbon global pada 2050.
Baca juga : KKP Gagas Lembaga Pemeriksa Halal Khusus Produk Kelautan dan Perikanan
“Pemanfaatan SAF domestik memiliki nilai strategis karena membuka jalan bagi rantai pasokan berkelanjutan sekaligus memenuhi tuntutan pasar internasional. Inisiatif ini memperkuat sinergi antara maskapai, penyedia bahan bakar, regulator, dan lembaga keuangan,” ungkap Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, Uong Viet Dung.
Selain penggunaan SAF, Vietjet juga meresmikan pembangunan pusat perawatan pesawat mutakhir di Bandara Internasional Long Thanh, senilai hampir USD 100 juta. Fasilitas ini dirancang mampu melayani hingga 10 pesawat sekaligus, mendukung ekspansi armada, serta memperkuat posisi Vietnam sebagai hub penerbangan kawasan.
Baca juga : Pertamina Kirim Perdana Bioavtur Minyak Jelantah untuk Penerbangan
Di sisi lain, Vietjet kembali meraih penghargaan Best Workplace in Asia dari HR Asia untuk kelima kalinya berturut-turut. Maskapai yang mempekerjakan lebih dari 9.000 tenaga kerja dari 60 negara ini konsisten berinvestasi pada karyawan melalui layanan kesehatan, program pengembangan profesional, hingga fasilitas kerja modern yang mendorong kolaborasi dan kreativitas.
Dengan jaringan lebih dari 145 rute di Asia Pasifik, termasuk penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali ke Hanoi serta Ho Chi Minh City, Vietjet terus memperluas konektivitas dengan biaya terjangkau, sekaligus membawa misi ramah lingkungan di setiap penerbangannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.