RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah dinamika pasar keuangan global.
Baca juga : Chikita Meidy Curigai Suami, Belum Siap Pisah
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, seluruh instrumen kebijakan moneter dikerahkan secara optimal, baik di pasar domestik maupun internasional.
“Bank Indonesia menggunakan seluruh instrumen yang ada secara bold, baik di pasar domestik melalui instrumen spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder, maupun di pasar luar negeri di Asia, Eropa, dan Amerika secara terus-menerus melalui intervensi NDF,” ujar Perry dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Baca juga : Jawa Barat, Barometer Demokrasi Nasional
Menurut Perry, langkah-langkah tersebut diyakini mampu menstabilkan nilai tukar Rupiah agar tetap sesuai dengan nilai fundamentalnya.
Baca juga : KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Rudy Tanoe Sah, Sesuai Prosedur
Selain itu, BI juga mengajak seluruh pelaku pasar keuangan untuk bersama-sama menjaga iklim investasi yang kondusif. “Dengan kerja sama yang erat, stabilitas nilai tukar Rupiah dapat tercapai dengan baik,” tambahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.