Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Ke Rp 16.494 Per Dolar
Selasa, 9 September 2025 09:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah tajam pada awal perdagangan Selasa (9/9/2025). Rupiah turun 1,13 persen ke level Rp 16.494 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.310 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia pagi ini bervariasi terhadap dolar AS. Beberapa mata uang yang menguat di antaranya dolar Taiwan 0,34 persen, ringgit Malaysia 0,29 persen, baht Thailand 0,28 persen, yen Jepang 0,18 persen, dolar Singapura 0,14 persen, won Korea Selatan 0,07 persen, dan yuan China 0,07 persen. Sementara dolar Hong Kong naik tipis 0,01 persen.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Melesat Ke Level Rp 16.386 Per Dolar AS
Di sisi lain, indeks dolar AS terhadap mata uang utama justru melemah 0,08 persen ke level 97,33. Adapun rupiah tercatat menguat terhadap mata uang lain, yakni poundsterling Inggris sebesar 0,19 persen ke Rp 22.111 dan dolar Australia sebesar 0,15 persen ke Rp 10.751.
Analis Pasar Uang, Lukman Leong menilai, pelemahan rupiah terhadap dolar AS dipicu oleh faktor domestik, khususnya penggantian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati oleh Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca juga : Ekonom: Fundamental Kuat, Rupiah Bisa Menguat Ke Rp 15.800 Per Dolar AS
Meski demikian, ia menambahkan bahwa secara global indeks dolar AS masih mendapat tekanan akibat meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed).
Lukman memperkirakan rupiah sepanjang hari ini akan bergerak di kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.550 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya