BREAKING NEWS
 

PGE Dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Green Hydrogen

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Selasa, 30 September 2025 06:35 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Julfi Hadi. (Foto: Instagram/pge.pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina Geothermal Energy (PGE) tak mau memanfaatkan panas bumi hanya untuk listrik. Berkolaborasi dengan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini akan mengembangkan green hydrogen yang dihasilkan dari energi tersebut untuk ekosistem kendaraan ramah lingkungan.

Pemanfaatan green hydrogen diharapkan turut mendukung ekosistem kendaraan listrik berbasis hidrogen di masa mendatang. 

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Julfi Hadi menjelaskan, pihaknya baru saja menandatangani Joint Declaration dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk menjajaki potensi pemanfaatan green hydrogen di Indonesia. 

Baca juga : 100 Ribu Lulusan Bakal Terima Honor Pemerintah

“Pengembangan green hydrogen menjadi langkah strategis beyond electricity yang tengah kami jalankan,” ujar Julfi seusai melakukan penandatanganan kerja sama tersebut saat gelaran The 11th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025, di Jakarta, Rabu (17/9/2025). 

Ia meyakini, inisiatif ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan panas bumi untuk mendorong industri hijau, serta menghadirkan produk turunan yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. 

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan dalam mendorong transisi energi bersih. Sekaligus, mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060. 

Baca juga : Pram: Rekayasa Lalin Lanjut Hingga Oktober

Julfi tidak memungkiri bahwa masih ada tantangan jika dilihat dari aspek keekonomian. Namun dia meyakini, dengan penciptaan ekosistem yang tepat dan model bisnis yang aplikatif, maka green hydrogen dapat menjadi solusi praktik energi bersih. 

Karenanya, lewat kemitraan strategis ini, diharapkan dapat meletakkan dasar yang kokoh bagi ekosistem green hydrogen di Indonesia. 

“Hal ini tidak hanya mendukung target dekarbonisasi nasional, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia di kancah global,” kata Julfi. 

Baca juga : Operasi Ambeien, Nadiem Dibantarkan Ke Rumah Sakit

Lebih lanjut dijelaskannya, kerja sama ini upaya perusahaan untuk mendorong diversifikasi ketahanan energi di masa yang akan datang, dengan mencari sumber-sumber energi baru terbarukan, di antaranya panas bumi. 

Sebab, tantangan Indonesia ke depannya adalah menghadirkan berbagai macam pilihan sumber energi, dari yang terjangkau hingga sumber energi premium dengan emisi rendah dan bersih, serta menggunakan sumber daya dalam negeri. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense